
Repelita Jakarta - Rekaman video yang dirilis Komite Pengawasan DPR pada hari Senin menampilkan bukti kesaksian berjam-jam dari mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan istrinya Hillary Clinton yang dilakukan secara terpisah minggu lalu.
Keduanya secara tegas menyangkal memiliki pengetahuan sebelumnya mengenai kejahatan seksual yang dilakukan Jeffrey Epstein.
Di tengah deposisi panjangnya Bill Clinton sempat bertanya apakah Donald Trump seharusnya dibungkus untuk pelapisan dalam konteks perkara tersebut.
Ia menyatakan bahwa keputusan tersebut terserah pihak lain namun mengakui bahwa Trump memang mengenal Epstein dengan baik.
Clinton menceritakan percakapan dengan Trump sekitar tahun 2002 atau 2003 yang berlangsung di lapangan golf selama acara penggalangan dana.
Menurutnya Trump hanya menyebutkan bahwa mereka pernah berteman namun kemudian berselisih karena masalah perjanjian tanah tanpa ada indikasi keterlibatan tidak pantas.
Clinton menegaskan bahwa Trump tidak pernah menyampaikan apa pun yang membuatnya curiga terhadap aktivitas Epstein.
Ia juga mengakui bahwa Trump pasti mengetahui Clinton pernah terbang dengan pesawat Epstein namun percakapan tidak mengarah pada nuansa seksual apa pun.
Saat ditanya mengenai foto yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat Clinton mengaku hampir yakin gambar itu diambil di Brunei pada akhir perjalanan panjang ke Asia.
Ia menjelaskan bahwa Sultan Brunei yang dikenalnya baik selama masa kepresidenannya menawarkan penginapan di hotel beserta penggunaan kolam renang sehingga ia sempat berendam sebentar di bak air panas.
Clinton menyatakan tidak tahu siapa orang lain dalam foto tersebut yang wajahnya disensor dan menegaskan hanya berada di sana selama lima menit sebelum pergi tidur karena kelelahan.
Ia menyangkal adanya aktivitas seksual apa pun malam itu atau dengan siapa pun di bak air panas tersebut.
Beberapa foto lain dari lokasi yang sama menunjukkan Ghislaine Maxwell rekan Epstein yang kini menjalani hukuman serta orang-orang lain dengan wajah disensor di area kolam renang.
Dalam pidato pembukaannya Bill Clinton menyangkal mengetahui kesalahan Epstein dan menyatakan hubungan mereka hanya kenalan singkat yang berakhir jauh sebelum kejahatan terungkap.
Ia menyampaikan simpati kepada para korban Epstein dan berharap kesaksiannya dapat mencegah kejadian serupa di masa depan.
Clinton juga mengungkapkan kesedihannya atas penangkapan Ghislaine Maxwell yang disebutnya mengerikan dan harus dihukum meskipun ia mengaku pernah bersahabat dengannya.
Dokumen dari Departemen Kehakiman tidak menunjukkan komunikasi langsung antara Clinton dan Epstein namun email antara Maxwell serta ajudan Clinton Doug Band dari tahun 2002 hingga 2004 menunjukkan hubungan akrab penuh sanjungan.
Kesaksian ini menjadi bagian dari penyelidikan berkelanjutan terkait jaringan Epstein yang terus menarik perhatian publik global.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

