Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq: Mantan Pedangdut Putri A Rafiq Diamankan di Jateng

Repelita Semarang - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menjalankan Operasi Tangkap Tangan di wilayah Jawa Tengah dengan mengamankan Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq pada Selasa 3 Maret 2026.

Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi bahwa dalam penyelidikan tertutup tersebut tim berhasil menangkap beberapa individu di Pekalongan salah satunya adalah bupati setempat.

Para pihak yang terjaring langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik lembaga antirasuah.

Hingga informasi ini disampaikan KPK belum merilis identitas lengkap semua orang yang diamankan maupun konstruksi lengkap dari perkara yang sedang ditelusuri.

Sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana KPK memiliki waktu maksimal satu kali dua puluh empat jam untuk menentukan status hukum para pihak tersebut.

Operasi di Pekalongan ini memperpanjang catatan penindakan KPK sepanjang awal tahun 2026 yang telah mencatat lima kasus berbeda.

Kasus-kasus sebelumnya mencakup suap pajak di Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara penangkapan kepala daerah di Madiun serta Pati dugaan korupsi restitusi pajak di Banjarmasin hingga suap sengketa lahan di Pengadilan Negeri Depok.

Fadia A Rafiq yang memiliki nama asli Laila Fathiah merupakan anak dari almarhum penyanyi dangdut legendaris A Rafiq dan pernah populer sebagai pedangdut era 2000-an lewat lagu Cik Cik Bum Bum.

Ia kemudian memasuki dunia politik sejak dekade 2010-an dengan menjabat Wakil Bupati Pekalongan periode 2011 hingga 2016 sebelum terpilih sebagai Bupati Pekalongan masa jabatan 2021 hingga 2026.

Di lingkungan partai Fadia pernah memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan serta menjabat Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Jawa Tengah.

Sebagai kepala daerah Fadia sering tampil dengan penuh keyakinan mengenakan seragam dinas putih atau pakaian lapangan dalam berbagai kegiatan pemerintahan.

Suaminya M Ashraff Abu yang juga menjabat Ketua Dekranasda kerap mendampingi dalam acara resmi sehingga gambar kebersamaan mereka sering mendapat perhatian positif dari masyarakat di media sosial.

Kini fokus publik bergeser dari latar belakang hiburan serta karir politiknya menuju proses hukum yang sedang berlangsung di tangan KPK.

Masyarakat menunggu pengungkapan lebih detail mengenai bentuk perkara serta pernyataan resmi dari KPK setelah tahap pemeriksaan awal rampung.

Kasus ini sekali lagi menegaskan bahwa setiap posisi kekuasaan selalu disertai tanggung jawab akuntabilitas yang tinggi di hadapan hukum.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved