Repelita Jakarta - Komando Pusat Amerika Serikat CENTCOM mengumumkan bahwa seluruh sebelas kapal angkatan laut Iran yang beroperasi di Teluk Oman telah berhasil dihancurkan dalam operasi militer terbaru.
CENTCOM menyatakan bahwa dua hari lalu rezim Iran masih memiliki sebelas kapal di perairan tersebut namun kini jumlahnya menjadi nol sepenuhnya.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui platform media sosial X milik perusahaan Amerika dan dikutip oleh Anadolu Agency.
CENTCOM menegaskan bahwa Iran selama beberapa dekade telah mengganggu serta menyerang pelayaran internasional di Teluk Oman sehingga tindakan ini dianggap sebagai pembelaan terhadap kebebasan navigasi maritim global.
Mereka menambahkan bahwa era gangguan tersebut telah berakhir dan tidak akan dibiarkan berlanjut lagi.
Pengumuman ini muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Minggu menyatakan bahwa sembilan kapal angkatan laut Iran telah ditenggelamkan termasuk beberapa yang tergolong besar dan strategis.
Keesokan harinya Trump memperbarui pernyataannya dengan menyebut jumlah kapal yang dihancurkan mencapai sepuluh unit.
Trump juga mengklaim bahwa markas besar angkatan laut Iran telah mengalami kerusakan parah akibat serangan tersebut.
Kampanye angkatan laut ini merupakan bagian dari operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel yang dimulai pada hari Sabtu lalu.
Operasi tersebut telah menewaskan beberapa pejabat senior Iran termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Sebagai respons Iran melancarkan serangan balasan menggunakan drone serta rudal yang menargetkan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

