Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Rusia Blokir WhatsApp Dorong Warga Pindah ke Aplikasi MAX Milik Negara

 Rusia Resmi Blokir WhatsApp, Minta Warga Beralih ke Platform MAX

Repelita Jakarta - Pemerintah Rusia secara resmi memblokir layanan pesan instan WhatsApp milik Meta dan secara aktif mendorong warganya untuk beralih menggunakan platform komunikasi MAX yang dikembangkan serta didukung oleh negara.

Keputusan pemblokiran tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kremlin pada Kamis 12 Februari 2026 sebagai bagian dari upaya Moskow untuk semakin memperketat kendali atas ruang digital di dalam negeri.

WhatsApp melalui pernyataan resmi di akun X miliknya menyatakan bahwa otoritas Rusia sedang berupaya menutup akses penuh terhadap layanan mereka demi memaksa pengguna pindah ke aplikasi pengawasan milik negara.

Perusahaan tersebut memperkirakan langkah ini akan memengaruhi sekitar seratus juta pengguna di Rusia yang selama ini bergantung pada WhatsApp untuk kebutuhan komunikasi sehari-hari.

WhatsApp menilai kebijakan tersebut sebagai kemunduran serius karena berpotensi mengancam keamanan serta privasi komunikasi pribadi masyarakat Rusia.

Pernyataan WhatsApp menegaskan bahwa mengisolasi lebih dari seratus juta pengguna dari saluran komunikasi yang aman dan pribadi hanya akan menurunkan tingkat keamanan secara keseluruhan bagi warga di negara tersebut.

Selama beberapa tahun belakangan pemerintah Rusia secara konsisten mendorong penggunaan layanan digital lokal yang sepenuhnya berada di bawah pengawasan dan kontrol negara.

Otoritas setempat kerap mengancam platform global dengan pembatasan hingga pelarangan total jika tidak mematuhi aturan nasional termasuk kewajiban menyimpan data pengguna di server dalam wilayah Rusia.

Kebijakan pemblokiran WhatsApp ini juga dikaitkan dengan pengetatan pengawasan terhadap kelompok oposisi di tengah berlangsungnya operasi militer Rusia di Ukraina.

Langkah tersebut muncul tidak lama setelah pengawas internet Rusia mengumumkan rencana penerapan pembatasan bertahap terhadap platform Telegram karena dianggap belum sepenuhnya mematuhi regulasi hukum domestik.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved