
Repelita Jakarta - Pemerintah Rusia secara tegas menyatakan tidak akan mengirimkan perwakilan apa pun untuk menghadiri pertemuan perdana Board of Peace yang dijadwalkan digelar di Washington Amerika Serikat pada 19 Februari 2026.
Juru bicara kepresidenan Rusia Dmitry Peskov dalam wawancara dengan media RTVI menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada rencana kehadiran pejabat Kremlin di forum internasional tersebut.
Peskov menyatakan tidak ada seorang pun dari Kremlin yang direncanakan untuk hadir seperti dikutip pada Kamis 12 Februari 2026.
Ia menjelaskan bahwa proposal keanggotaan dalam Board of Peace masih berada dalam tahap kajian mendalam oleh Kementerian Luar Negeri Rusia sebelum keputusan diplomatik akhir diambil.
Board of Peace merupakan inisiatif yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan fokus utama menciptakan stabilitas di kawasan Timur Tengah terutama melalui upaya rekonstruksi Jalur Gaza pasca konflik berkepanjangan.
Pada 22 Januari 2026 perwakilan dari 19 negara telah menandatangani Piagam Board of Peace di sela-sela pertemuan World Economic Forum di Davos Swiss sebagai dasar kerja sama global untuk mendukung perdamaian kawasan.
Meskipun memilih absen dari pertemuan perdana Kementerian Luar Negeri Rusia sebelumnya menunjukkan sikap yang relatif terbuka terhadap gagasan perdamaian yang diusung oleh Washington.
Moskow menilai rencana tersebut mengandung aspek positif karena menekankan penghentian pertumpahan darah serta penyelesaian berbagai masalah kemanusiaan yang mendesak di wilayah konflik.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

