Repelita Jakarta - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer membawakan lagu parodi untuk menyindir Komisi Pemberantasan Korupsi di ruang sidang pengadilan.
Lagu berjudul 'OTT Bocil' tersebut merupakan pelesetan dari karya musisi Iwan Fals yang dibawakannya di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 9 Februari 2026.
Sebelum menyanyikan lagu, ia memberikan peringatan kepada Menteri Keuangan agar berhati-hati dalam membuat kebijakan yang bisa menimbulkan ketakutan di kalangan elite.
Noel menyatakan pandangannya bahwa proses penegakan hukum di Indonesia dapat dipengaruhi oleh transaksi keuangan dari pihak-pihak tertentu.
"Ingat, hukum di republik ini bisa dibeli, apalagi yang namanya Komisi Penitipan Kasus. Jadi komisi penitipan kasus ini dateng ke tempat saya, titip kasusnya apa, Kawan-kawan tahu kan akan kita operasi tipu-tipu. Saya pengen nyanyi sebenarnya nih, boleh nggak nyanyi, judulnya OTT bocil," ujar Noel.
Lirik yang dinyanyikannya secara terbuka mengkritik lembaga antirasuah yang dianggap hanya berfokus pada penanganan kasus-kasus korupsi kecil.
"Operasi tipu-tipu, konten yang kau buat oh jagonya. Maling kelas teri, bandit kelas coro itu yang kau tangkap," kata dia.
Bagian lain dari lirik lagu tersebut secara spesifik menyoroti ketidakmampuan dalam menangani pelaku korupsi dari kalangan besar atau berpengaruh.
"Giliran yang kelas kakap nggak pernah ungkap apalagi kau tangkap, sebut namaku bocil, bocil, bocil. Bocil," lanjutnya.
Penampilan menyanyi di dalam ruang persidangan ini menjadi perhatian karena disampaikan langsung dalam konteks proses hukum yang sedang berlangsung.
Kritik melalui medium musik ini dianggap sebagai bentuk ekspresi yang tidak biasa dalam lingkungan pengadilan yang formal.
Noel sebelumnya telah dikenal publik sebagai figur yang kerap menyuarakan evaluasi terhadap kinerja institusi penegak hukum di Indonesia.
Penyampaian sindiran melalui lagu di pengadilan menambah dinamika dalam diskursus mengenai pemberantasan korupsi di tanah air.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

