Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Pengamat Publik Terima Ijazah Jokowi Lengkap Usai Gugatan ke KIP Dikabulkan

 

Repelita Jakarta - Pengamat Kebijakan Publik Bonatua Silalahi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto setelah menerima salinan lengkap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Salinan dokumen tersebut didapatkannya dari Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia setelah melalui proses permintaan informasi.

“Dan yang terakhir nih saya mungkin harus apa mengucapkan terima kasih buat Bapak Prabowo ya yang tetap menjaga iklim demokrasi. Kita tahu KPU ini kita ibaratkan adalah rumah demokrasi kita,” ucap Bonatua di kantor KPU RI, Jakarta, Senin, 9 Februari 2026.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Komisi Informasi Pusat yang telah mengabulkan gugatannya terkait sengketa informasi salinan ijazah tersebut.

“Dan kita juga berterima kasih kepada KIP yang menjaga selalu supaya pintu KPU, pintu keterbukaan informasi KPU terbuka,” tuturnya.

Bonatua menerima dua dokumen salinan ijazah Joko Widodo yang digunakan saat mendaftar sebagai peserta pemilihan presiden pada periode 2014-2019 dan 2019-2024.

Dokumen yang diterimanya pada siang hari itu telah dilegalisir tanpa ada satu pun elemen informasi yang masih ditutupi atau dirahasiakan.

Sebelumnya ia telah menerima salinan serupa dari KPU RI, namun terdapat sembilan elemen penting yang masih disensor sehingga menimbulkan ketidakpuasan.

Atas dasar itulah ia kemudian menggugat ke Komisi Informasi Pusat untuk meminta keterbukaan informasi secara penuh.

Dalam putusannya, KIP memerintahkan KPU RI untuk membuka sembilan elemen informasi yang sebelumnya masih ditutupi dalam salinan dokumen.

Bonatua kemudian kembali mendatangi kantor KPU RI untuk meminta salinan ijazah Joko Widodo dalam versi yang utuh tanpa sensor.

Setibanya di lokasi, ia langsung menuju sebuah ruangan tertutup untuk bertemu dengan pegawai KPU dan mengambil dokumen yang dimaksud.

Setelah keluar dari ruangan tersebut, Bonatua terlihat memegang salinan ijazah yang digunakan Joko Widodo untuk dua periode pencalonan presiden.

“Yang atas salinan ijazah 2019, yang bawah 2014,” kata Bonatua usai menerima salinan dokumen tersebut.

Komisi Informasi Pusat telah mengabulkan seluruh gugatan Bonatua dalam sidang sengketa informasi yang digelar pada Selasa, 13 Januari 2026.

KIP menyatakan bahwa informasi salinan ijazah Joko Widodo merupakan informasi yang terbuka untuk publik sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Memutuskan, menerima permohonan untuk seluruhnya,” ujar ketua majelis Handoko Agung Saputro saat membacakan amar putusan.

“Menyatakan informasi salinan ijazah atas nama Joko Widodo yang digunakan sebagai persyaratan pencalonan Presiden RI periode 2014-2019 dan 2019-2024 merupakan informasi yang terbuka,” ujar Handoko.

Berikut sembilan elemen informasi yang sebelumnya ditutup namun kini telah dibuka secara penuh dalam salinan ijazah tersebut.

Nomor kertas ijazah, nomor ijazah, serta Nomor Induk Mahasiswa tercantum dengan jelas pada dokumen.

Tanggal lahir dan tempat lahir juga tertera tanpa adanya penghapusan atau penyensoran apapun.

Tanda tangan pejabat yang melakukan legalisir beserta tanggal legalisasinya dapat dilihat secara lengkap.

Tanda tangan Rektor Universitas Gadjah Mada serta tanda tangan Dekan Fakultas Kehutanan UGM juga tampak utuh pada salinan dokumen tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved