
Repelita Jakarta - PT Agrinas Pangan Nusantara telah memulai pengiriman bertahap sebanyak 105.000 unit kendaraan niaga yang diimpor dari India untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih di seluruh wilayah Indonesia.
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota menyatakan keyakinannya bahwa proses pengadaan ini akan berjalan sesuai jadwal.
Ia mengungkapkan optimisme bahwa hingga Juli atau Agustus mendatang pihaknya mampu menyelesaikan pembangunan sekitar 60 ribu unit bangunan koperasi Desa Merah Putih.
Pengadaan kendaraan tersebut mencakup total kontrak dengan dua produsen asal India yang terdiri dari tiga jenis model berbeda.
Rincian unit yang diimpor meliputi 35 ribu unit pikap Mahindra Scorpio, 35 ribu unit Tata Yodha serta 35 ribu unit truk ringan Tata Ultra T.7.
Model Mahindra Scorpio Pik Up telah dipasarkan di Indonesia sejak tahun 2019 oleh agen resmi dan tersedia dalam pilihan single cabin maupun double cabin.
Harga jual Mahindra Scorpio Pik Up pada tahun 2020 tercatat sekitar Rp278 juta untuk varian single cabin dan Rp318 juta untuk varian double cabin berdasarkan informasi resmi pada Jumat 27 Februari 2026.
Untuk model Tata Yodha 4x4 dengan mesin diesel harganya di pasar India cukup kompetitif yakni sekitar Rp160 jutaan.
Kendaraan utama yang menjadi pilihan adalah Mahindra Scorpio produksi India yang mengusung mesin diesel berkapasitas 2.200 cc.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 140 PS serta torsi puncak 320 Nm yang disalurkan melalui transmisi manual enam percepatan.
Fitur kenyamanan pada kendaraan ini mencakup pendingin udara, kaca jendela elektrik serta cruise control yang mendukung penggunaan jarak jauh.
Aspek keselamatan dilengkapi dengan dual airbag dan sistem pengereman anti terkunci untuk meningkatkan perlindungan pengemudi serta penumpang.
Mobil ini memiliki kemampuan derek maksimum hingga 2,5 ton dan kapasitas muatan kargo mencapai 1.195 ton sehingga cocok untuk kebutuhan operasional logistik di desa-desa.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

