Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Naftali Bennett Muncul sebagai Penantang Terkuat Netanyahu, Survei Tunjukkan Ancaman Serius bagi Dominasi Politik Lama

 Mengenal Naftali Bennett, PM Baru Israel yang Benci Palestina

Repelita Yerusalem - Di tengah gejolak politik Israel yang semakin memanas nama Naftali Bennett kini menjadi sorotan utama sebagai penantang terkuat terhadap dominasi Benjamin Netanyahu.

Latar belakang Bennett yang beragam sebagai mantan prajurit pasukan elit pengusaha teknologi sukses serta politisi dengan pandangan religius tegas memberikan narasi baru bagi masyarakat Israel yang mendambakan perubahan kepemimpinan.

Lahir di Haifa pada 25 Maret 1972 dari keluarga imigran Amerika Bennett dibesarkan dengan nilai Zionisme kuat dan ajaran Yudaisme Ortodoks Modern yang dipengaruhi pengalaman Holocaust di keluarga ibunya.

Pendidikan di Yeshiva Yavne serta kepemimpinan di organisasi pemuda Bnei Akiva membentuk dasar religius dan sosialnya sebelum memasuki dinas militer di unit elit Sayeret Matkal dan Maglan.

Pengalaman tempur di Lebanon serta Operasi Grapes of Wrath memberikan kredibilitas keamanan yang jarang dimiliki politisi lain.

Setelah menyelesaikan studi hukum di Universitas Ibrani Yerusalem Bennett sukses di sektor teknologi dengan mendirikan Cyota yang dijual seharga 145 juta dolar pada 2005 dan Soluto yang diakuisisi dengan nilai 100 hingga 130 juta dolar.

Karier politiknya dimulai sebagai Kepala Staf Netanyahu pada 2006 namun ketidakpuasan mendorongnya membangun jalur independen.

Pada 2011 bersama Ayelet Shaked ia mendirikan gerakan My Israel yang menjadi fondasi partai Bayit Yehudi yang meraih 12 kursi pada pemilu 2013.

Sebagai Menteri Ekonomi ia mendorong reformasi regulasi untuk menarik investasi sementara di Kementerian Layanan Keagamaan memperkuat ikatan negara dengan institusi religius.

Di posisi Menteri Pendidikan Bennett memperkenalkan kurikulum berorientasi keterampilan abad ke-21 dan sebagai Menteri Urusan Diaspora aktif mempererat hubungan dengan komunitas Yahudi global.

Berbeda dengan pendekatan pragmatis dan taktis Netanyahu Bennett menonjol dengan gaya ideologis langsung serta vokal dalam membela komunitas religius dan isu kedaulatan wilayah.

Elektabilitasnya meningkat di kalangan pemilih sayap kanan religius generasi muda serta mereka yang jenuh dengan politik konvensional.

Survei terkini menunjukkan potensi serius Bennett untuk merebut suara signifikan dari Netanyahu meskipun tantangan seperti pengalaman diplomasi terbatas dan citra keras tetap ada.

Netanyahu diduga berupaya mempercepat pemilu guna merebut momentum sebelum narasi kegagalan keamanan pada 7 Oktober semakin menguat di kalangan publik.

Bennett memanfaatkan waktu untuk memperkuat basis dukungan di permukiman dan komunitas religius dengan fokus pada ekonomi inovatif serta keamanan tanpa kompromi.

Persiapan pemilu sedang berlangsung termasuk mekanisme bagi warga pengungsi dan prajurit di garis depan meskipun situasi keamanan menimbulkan perdebatan soal legitimasi.

Pertarungan ini mencerminkan dua visi berbeda bagi masa depan Israel antara kelanjutan politik transaksional Netanyahu dengan kepemimpinan ideologis berani ala Bennett.

Jika Netanyahu bertahan hubungan dengan Amerika Serikat akan tetap tegang dengan pendekatan transaksional serta penekanan dukungan militer tanpa syarat.

Ia akan melanjutkan perluasan Abraham Accords dengan target Arab Saudi serta strategi pengekangan Iran melalui sabotase dan serangan udara tanpa perang terbuka langsung.

Sebaliknya kemenangan Bennett diproyeksikan membawa diplomasi lebih pragmatis dengan Washington sambil menghindari konfrontasi publik yang merusak hubungan bilateral.

Terhadap Iran Bennett akan menerapkan doktrin Kepala Gurita dengan serangan langsung ke pusat kekuatan di Teheran tanpa menunggu izin internasional.

Fokus Bennett pada kedaulatan mutlak membuatnya lebih memprioritaskan kekuatan militer daripada konsesi wilayah demi normalisasi diplomatik.

Pilihan rakyat Israel akan menentukan apakah Timur Tengah tetap dalam ketegangan berkepanjangan atau berisiko konfrontasi terbuka yang mengubah dinamika geopolitik.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved