Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Kembali Serang Jokowi, Roy Suryo Sebut Skripsi Jokowi Palsu: Kertas Terlalu Baru untuk Dokumen Berusia Puluhan Tahun

 

Repelita Jakarta - Roy Suryo mantan Menteri Pemuda dan Olahraga serta pakar telematika kembali membuat pernyataan kontroversial dengan menuding skripsi Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebagai dokumen palsu.

Ia menyampaikan tuduhan tersebut saat menghadiri pemeriksaan sebagai ahli dan saksi di Polda Metro Jaya pada Senin 2 Februari 2026 terkait kasus ijazah Jokowi yang sebelumnya juga ia sebut palsu.

Roy fokus menyoroti kondisi fisik skripsi yang menurutnya terlihat terlalu baru dan rapi meskipun dokumen tersebut seharusnya sudah berusia puluhan tahun.

Menurut pengamatannya kertas skripsi tidak menunjukkan tanda-tanda penuaan signifikan seperti noda kuning rapuh atau kerusakan alami yang biasa terjadi pada dokumen lama.

Ia membawa bukti berupa foto perbandingan antara skripsi Jokowi dengan skripsi lain dari periode yang sama yaitu November 1985.

“Inilah bukti yang benar-benar tidak hanya diperlihatkan Waktu itu saya pegang dan bahkan saya potret dengan kamera resolusi tinggi” ujar Roy dikutip dari YouTube Kompas TV.

Roy menjelaskan perbedaan mencolok antara kertas baru yang tampak putih bersih dengan kertas lama yang sudah mengalami perubahan warna dan tekstur akibat usia.

Pada skripsi pembanding tertulis nama Dekan Fakultas Kehutanan UGM saat itu Achmad Sumitro tanpa gelar profesor.

Sementara pada skripsi Jokowi gelar yang tercantum adalah Prof Dr Ir Achmad Sumitro yang baru dikukuhkan pada Maret 1986.

Roy mempertanyakan logika tersebut karena jika skripsi ditulis pada 1985 maka seharusnya menggunakan gelar Dr saja bukan Prof.

“Kertas lama yang masih ketikan manual di sini masih tertulis Dr Achmad Sumitro dan kertas baru skripsi Jokowi yang tulisannya sudah Prof Dr Ir Achmad Sumitro Logis tidak” jelasnya.

Berdasarkan perbedaan itu Roy meyakini skripsi Jokowi tidak autentik dan membuka peluang kecurigaan besar terhadap keaslian dokumen akademik tersebut.

Ia juga menyebut bahwa Dr Rismon Sianipar sebelumnya telah menyatakan hal serupa dan dirinya turut menyampaikan keyakinan bahwa skripsi tersebut palsu.

Roy menegaskan bahwa bukti fisik yang ia bawa dan amati secara langsung memperkuat dugaan atas ketidaksesuaian dokumen dengan masa pembuatannya.

Kasus ini terus menjadi perbincangan karena melibatkan dokumen penting dari masa kuliah Jokowi di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved