Repelita Jakarta - Kabar viral yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menggunakan dua pesawat kepresidenan saat kunjungan ke luar negeri menuai perbincangan luas di kalangan masyarakat.
Informasi tersebut muncul setelah beredar foto dan video yang menampilkan dua pesawat berada di bandara bersamaan dan langsung dikaitkan dengan agenda perjalanan presiden.
Spekulasi pun merebak di media sosial karena banyak warganet menganggap hal itu menunjukkan pemborosan fasilitas negara.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya langsung memberikan klarifikasi tegas bahwa kabar tersebut tidak benar sama sekali.
Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo hanya menggunakan satu pesawat kepresidenan yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia sesuai kebutuhan resmi.
“Oke Saya jawab nggak ada itu Ya itu tidak benar” ujar Teddy dikutip dari berbagai sumber pada Selasa 3 Februari 2026.
Teddy juga menjelaskan bahwa seluruh penggunaan pesawat kepresidenan telah mengikuti prosedur pengamanan serta protokol kenegaraan yang berlaku secara ketat.
Meski demikian ia mengakui adanya pesawat tambahan yang turut dikerahkan dalam perjalanan tersebut.
Pesawat tambahan itu bukan termasuk pesawat kepresidenan melainkan milik TNI Angkatan Udara yang disiapkan untuk mendukung operasional.
Penambahan tersebut sudah sesuai standar protokol untuk mengangkut tim dokter Kementerian Luar Negeri serta rombongan wartawan pendamping.
Langkah ini bertujuan memastikan keamanan kesehatan dan kelancaran liputan selama kunjungan kenegaraan berlangsung.
Dengan klarifikasi resmi ini diharapkan spekulasi yang beredar dapat mereda dan publik memperoleh informasi yang akurat dari sumber terpercaya.
Isu semacam ini sering muncul akibat penyebaran informasi parsial di media sosial tanpa konteks lengkap sehingga mudah memicu perdebatan.*
Editor: 91224 R-ID Elok

