Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

[VIRAL] Liga Kungfu Jatim: Tendangan Brutal Hilmi Gimnastiar Cedera Citra Sepakbola Indonesia

Repelita Bangkalan - Pertandingan Liga 4 Jawa Timur yang seharusnya menjadi ajang olahraga fair play justru berubah menjadi seperti arena kungfu akibat aksi brutal seorang pemain.

Muhammad Hilmi Gimnastiar dari Putra Jaya Pasuruan melakukan tendangan keras tepat ke dada lawan saat menghadapi Perseta 1970 Tulungagung di babak 32 besar grup CC.

Insiden terjadi pada menit ke-71 di Stadion Gelora Bangkalan ketika Hilmi melompat tinggi sebelum mendaratkan kakinya dengan keras pada dada Firman Nugraha.

Firman langsung ambruk dan terkapar di lapangan sambil memegang dada dengan wajah kesakitan.

Pemain Perseta tersebut harus segera mendapat pertolongan medis karena cedera yang cukup serius akibat tendangan tersebut.

Video aksi tidak sportif itu dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan menjadi viral.

Pertandingan tetap berlanjut dengan Perseta 1970 Tulungagung menang telak 7-2 atas Putra Jaya Pasuruan.

Manajemen Putra Jaya Pasuruan bereaksi cepat dengan mengeluarkan keputusan pemecatan terhadap Hilmi Gimnastiar.

Melalui akun Instagram resmi @ps.putrajaya, klub menyatakan tindakan Hilmi telah melanggar prinsip dasar permainan sepak bola.

Dengan adanya Kejadian … yang menyebabkan Cideranya Pemain Perseta 1970 maka kamu Memutuskan untuk melakukan Pemberhentian Kerja Kepada Pemain Kami bunyi surat keputusan yang ditandatangani Ketua Harian Gaung Andaka Ranggi.

Hilmi dinyatakan telah melanggar koridor aturan dengan melakukan kekerasan fisik terhadap lawan.

Komisi Disiplin PSSI Jawa Timur kemudian menjatuhkan sanksi berat pada Selasa 6 Januari 2026.

Hilmi Gimnastiar dilarang bermain seumur hidup di semua kompetisi resmi di bawah naungan federasi.

Jurnalis olahraga Ainur Rohman menyayangkan kejadian ini melalui akun X pribadinya pada 6 Januari 2026.

Ia menilai aksi kekerasan semacam ini masih terus berulang dan mencoreng nama baik sepak bola nasional.

Kiper Taufik Ramsyah tewas setelah mengalami benturan keras di kepala tulisnya mengenang tragedi masa lalu.

Jumadi Abdi tewas setelah perutnya dihajar Deny Tarkas dlm posisi pul sepatu. Jumadi meninggal krn mengalami infeksi berat pd organ dalam tambahnya.

Meski sudah memasuki tahun 2026, perilaku barbar di lapangan hijau masih saja terpelihara.

Sudah 2026, tp kelakukan barbar masih aja dipelihara terangnya dengan nada kecewa.

Insiden tendangan brutal ini semakin memperburuk citra sepak bola Indonesia yang selama ini berjuang untuk bangkit dari berbagai masalah.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved