Repelita Jakarta - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu mengungkapkan alasan di balik sikap Presiden Prabowo Subianto yang kerap membela mantan Presiden Joko Widodo meskipun banyak warga menuntut pertanggungjawaban.
Di tengah tuntutan masyarakat luas agar Jokowi ditangkap dan diadili atas berbagai isu, Prabowo justru menyatakan dukungan terbuka dengan ucapan penuh apresiasi.
"Saat rakyat di seantero negeri menuntut Jokowi ditangkap dan diadili, Prabowo justru berteriak, 'hidup Jokowi! Terima kasih, pak Jokowi!'" kata Said Didu dalam penjelasannya.
Setiap kali kemarahan publik terhadap Jokowi dan keluarganya memuncak, Prabowo selalu muncul untuk memberikan pembelaan yang tegas.
Orang-orang di sekitar Prabowo sering menyebut tindakan tersebut sebagai bagian dari pendekatan taktis dalam politik.
"Setiap rakyat marah kepada Jokowi dan keluarga, Prabowo selalu tampil membelanya. Orang² dekatnya selalu bilang, itu taktik. Itu strategi. Saya bilang, ini strategi tikungan tajam. Sangat berbahaya," ujar Said Didu.
Pendapat tersebut disampaikan melalui video yang membahas dinamika hubungan antara kedua tokoh tersebut secara mendalam.
Said Didu menekankan bahwa strategi semacam itu berpotensi membawa risiko tinggi bagi stabilitas politik nasional.
Pembahasan ini menjadi sorotan karena mencerminkan kompleksitas aliansi politik di Indonesia pasca-pemilu.
Editor: 91224 R-ID Elok

