Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Muhammadiyah Bantah Terlibat: Aliansi Muda Pelapor Pandji Bukan Wakil Resmi Organisasi

Repelita Jakarta - Pengurus Pusat Muhammadiyah menyatakan bahwa kelompok yang mengatasnamakan Aliansi Muda Muhammadiyah tidak mewakili sikap resmi organisasi dalam laporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono.

Penegasan ini menyusul bantahan serupa dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama beberapa hari sebelumnya.

Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani PP Muhammadiyah Bachtiar Dwi Kurniawan menjelaskan hal tersebut melalui pernyataan tertulis pada 9 Januari 2026.

Tindakan serta ucapan yang menggunakan nama Aliansi Muda Muhammadiyah tidak memiliki mandat dari Persyarikatan Muhammadiyah.

Muhammadiyah berlandaskan dakwah amar makruf nahi munkar dengan menjunjung keadaban publik serta penyelesaian masalah secara bijaksana.

Sikap resmi organisasi hanya dapat disampaikan oleh pimpinan yang berwenang sesuai aturan internal.

Penggunaan nama Muhammadiyah oleh kelompok atau individu tidak otomatis mencerminkan pandangan institusi.

Muhammadiyah menghormati hak setiap warga untuk menempuh jalur hukum sebagai tanggung jawab pribadi.

Organisasi mengajak generasi muda menjaga etika bermedia serta kedewasaan dalam menghadapi perbedaan pendapat.

Tindakan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat perlu dihindari.

Kelompok yang mengklaim sebagai Angkatan Muda Nahdlatul Ulama bersama Aliansi Muda Muhammadiyah mengajukan laporan pada 7 Januari 2026.

Laporan tersebut menyangkut materi komedi Mens Rea yang dianggap mengandung penghinaan serta potensi perpecahan.

Perwakilan pelapor Rizki Abdul Rahman Wahid menyatakan konten tersebut merendahkan serta menimbulkan keresahan publik.

Aduan mencantumkan dugaan pelanggaran beberapa pasal dalam kitab undang-undang hukum pidana.

Pelapor mengharapkan penindakan cepat dari aparat penegak hukum.

Polda Metro Jaya mengonfirmasi penerimaan laporan pada tanggal tersebut.

Kepala Bidang Humas Kombes Budi Hermanto menyatakan proses klarifikasi serta analisis bukti sedang dilakukan.

Masyarakat diimbau tetap bijak serta memberikan ruang bagi penyidik dalam menjalankan tugas.

Klarifikasi dari dua organisasi besar ini diharapkan meredam persepsi salah mengenai keterlibatan institusi.

Publik dapat membedakan antara tindakan individu dengan posisi resmi ormas.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved