Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Gus Umar Hasibuan Pertanyakan Izin Dominasi China di Industri Baja: Siapa yang Bertanggung Jawab?

Menkeu Soroti Pengusaha Asing Tak Patuh Pajak, Industri Baja Nasional  Disebut Dirugikan - Radarpalu.Jawapos.com

Repelita Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa sektor industri baja di Indonesia hampir seluruhnya dikuasai oleh pihak dari China.

Pernyataan tersebut menjadi perbincangan luas di kalangan masyarakat.

Kader Partai Kebangkitan Bangsa Umar Hasibuan termasuk yang memberikan respons tajam terhadap isu ini.

Ia mempertanyakan pihak mana yang memberikan izin sehingga dominasi asing begitu kuat di sektor strategis tersebut.

Unggahan Umar Hasibuan di platform X pada 9 Januari 2026 langsung menanyakan siapa pemberi izin.

Ia juga menyatakan keheranannya mengapa perusahaan asing bisa menguasai industri baja secara masif.

Indonesia sebagai negara berdaulat seharusnya tidak membiarkan sektor vital dikuasai sepenuhnya oleh pihak luar.

Umar Hasibuan menyoroti kemarahan Menteri Keuangan atas fakta tersebut.

Pernyataan Purbaya disampaikan dalam rapat kerja dengan anggota badan legislatif pada November 2025.

Ia menggambarkan pengalaman menghadiri acara mode yang ternyata didominasi produk dari China.

Pengalaman tersebut membuatnya sedih meski awalnya merasa bangga dengan karya lokal.

Sejak menjabat pada September 2025, ia berkomitmen menutup celah masuknya barang impor ilegal.

Langkah tersebut bertujuan melindungi industri dalam negeri serta menciptakan lapangan kerja bagi rakyat.

Penutupan akses impor tidak resmi juga mencakup sektor garmen serta produk terkait.

Dominasi asing di sektor baja memicu kekhawatiran akan ketergantungan ekonomi.

Investasi dari China memang signifikan dan difasilitasi melalui badan koordinasi penanaman modal pada periode sebelumnya.

Namun perusahaan lokal seperti produsen baja nasional masih beroperasi meski menghadapi persaingan ketat.

Isu dugaan penghindaran pajak oleh beberapa perusahaan asing juga sedang diselidiki.

Polemik ini mencerminkan tantangan kedaulatan ekonomi di tengah globalisasi.

Publik menantikan kebijakan konkret untuk menyeimbangkan investasi asing dengan perlindungan industri domestik.

Diskusi terus bergulir mengenai siapa bertanggung jawab atas izin yang diberikan selama ini.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved