Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Kenapa minyak Venezuela lebih istimewa daripada punya AS?

 Trump Kenakan Tarif 25 Persen bagi Pembeli Minyak Venezuela | IDN Times

Repelita Washington - Minat Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap sumber daya minyak Venezuela tidak hanya didasarkan pada volume cadangan yang melimpah semata.

Kualitas jenis minyak dari negara Amerika Latin tersebut dinilai lebih sesuai dengan spesifikasi pengolahan di fasilitas rafineri yang ada di wilayah Amerika Serikat.

Setelah operasi militer yang mengakibatkan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan mengelola Venezuela untuk sementara waktu serta memanfaatkan cadangan minyaknya untuk diekspor ke berbagai negara lain.

"Ini tidak akan menghabiskan satu sen pun karena semuanya akan diganti dari uang yang keluar dari dalam tanah,"

Demikian pernyataan Trump.

Ia juga menambahkan bahwa korporasi minyak raksasa dari Amerika Serikat siap menanamkan modal hingga miliaran dolar guna merehabilitasi infrastruktur sektor energi di Venezuela.

Amerika Serikat memang menduduki posisi sebagai penghasil minyak terdepan di dunia, tetapi mayoritas outputnya berupa minyak mentah jenis ringan.

Sebaliknya, minyak mentah ringan tersebut kurang ideal untuk diproses di kilang-kilang domestik yang mayoritas dirancang khusus untuk menangani minyak berat.

Analis ekonomi dan data dari Sky News, Ed Conway, menerangkan bahwa karena konfigurasi teknologi pada rafineri di Amerika Serikat, negara tersebut masih harus mengandalkan pasokan impor minyak berat dari luar negeri.

"Kilang-kilang minyak di Texas dan Louisiana membutuhkan minyak berat yang kental agar dapat beroperasi secara optimal,"

Konversi besar-besaran pada kilang agar mampu mengolah minyak ringan memerlukan investasi sangat mahal sehingga kurang layak secara ekonomi.

Akibatnya, sebagian besar produksi minyak mentah domestik Amerika Serikat malah diekspor ke pasar internasional, sebagaimana dilaporkan Sky News pada 4 Januari 2026.

Di saat bersamaan, Amerika Serikat tetap mengimpor lebih dari enam juta barel minyak per hari untuk memasok kebutuhan rafineri dalam negeri.

Kondisi struktural inilah yang menjadikan Venezuela memiliki nilai strategis tinggi bagi kepentingan energi Amerika Serikat.

Venezuela, bersama dengan Kanada serta Rusia, termasuk dalam kelompok negara pemilik cadangan minyak berat terbesar secara global.

Inilah alasan utama mengapa minyak Venezuela dianggap lebih bernilai dibandingkan dengan sumber daya minyak yang ada di wilayah Amerika Serikat sendiri.

Menurut data dari Energy Institute, Venezuela menguasai sekitar 17 persen dari total cadangan minyak dunia, setara dengan 303 miliar barel.

Puncak produksi minyak Venezuela pernah menyentuh angka 3,5 juta barel per hari pada dekade 1970-an.

Namun, volume tersebut anjlok drastis hingga rata-rata hanya 1,1 juta barel per hari pada tahun sebelumnya, yang hanya menyumbang sekitar satu persen dari produksi minyak global.

Amerika Serikat dulunya merupakan pembeli utama minyak Venezuela sebelum pemberlakuan sanksi ekonomi.

Pasca embargo, China menjadi destinasi ekspor primer bagi minyak dari Venezuela.

Faktor penurunan produksi meliputi praktik korupsi yang merajalela, defisit pendanaan berkelanjutan, serta kerusakan parah pada fasilitas infrastruktur.

Sanksi dari komunitas internasional turut menghambat kemampuan Venezuela dalam menarik modal asing maupun memperoleh peralatan teknologi canggih.

Sebagian besar cadangan minyak Venezuela terkonsentrasi di kawasan Orinoco dan berjenis minyak berat.

Departemen Energi Amerika Serikat menyatakan bahwa ekstraksi minyak Orinoco relatif mudah secara teknis, meskipun memakan biaya produksi yang tinggi.

Meskipun dihadapkan pada berbagai hambatan signifikan, Trump tetap tegas menyatakan komitmen untuk menguasai sektor minyak Venezuela.

"Kami akan mengambil kembali minyak itu, yang sejujurnya seharusnya sudah kami ambil sejak lama,"

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved