
Repelita Solo – Mantan Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa dirinya lebih menginginkan anaknya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, tetap mendampingi Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2029 mendatang daripada maju sebagai calon presiden.
Pernyataan ini disampaikan Jokowi sebagai respons atas isu yang berkembang mengenai potensi Gibran menjadi kandidat presiden dalam kontestasi politik lima tahun ke depan.
Jokowi dengan tegas menyebutkan bahwa pasangan Prabowo-Gibran diharapkan dapat menjalankan dua periode kepemimpinan nasional, meskipun tidak memberikan penjelasan lebih rinci mengenai langkah politik yang akan diambil oleh putranya tersebut.
Ia memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh mengenai berbagai spekulasi yang beredar seputar masa depan karier politik Gibran dalam pemilu mendatang.
Sebelumnya, Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia Ahmad Ali menyatakan bahwa Wakil Presiden Gibran memiliki potensi kuat untuk menjadi kompetitor serius dalam Pemilihan Presiden 2029.
Menurut penilaiannya, modal politik dan pengalaman Gibran dinilai paling komprehensif dibandingkan dengan figur-figur potensial lainnya yang disebutkan dalam berbagai diskusi politik.
Ali menekankan bahwa pada tahun 2029 nanti Gibran akan berusia empat puluh dua tahun dengan pengalaman strategis sebagai wali kota selama satu periode dan wakil presiden selama lima tahun.
Ia mempertanyakan apakah ada calon lain yang memiliki rekam jejak langsung dipilih oleh rakyat seperti yang telah dialami oleh putra mantan presiden tersebut.
Di sisi lain, Partai Gerindra melalui Kongres Luar Biasa telah mendorong Ketua Umumnya Prabowo Subianto untuk kembali maju sebagai calon presiden pada pemilu 2029.
Namun Prabowo sendiri menyatakan bahwa dirinya merasa aneh dibahas untuk pencalonan kembali ketika baru seratus hari bekerja dalam periode kepemimpinan saat ini, sambil meminta kader partai untuk tidak memaksakan kehendak tersebut apabila nantinya tidak berhasil memimpin Indonesia.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

