Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Andi Azwan Malu sebagai Putra Daerah Makasar Atas Aksi Penolakan Mahasiswa terhadap Jokowi, Ayo Berikan Contoh yang Baik sebagai Tuan Rumah

 

Repelita Makassar – Ketua Umum Jokowi Mania Nusantara Bersatu Andi Azwan menyatakan rasa malunya sebagai putra daerah Sulawesi Selatan atas aksi penolakan mahasiswa terhadap kedatangan mantan Presiden Joko Widodo di Kota Makassar.

Pernyataan ini disampaikan di lokasi unjuk rasa di Jalan AP Pettarani, Kecamatan Tamalate, yang berlangsung tepat di depan hotel tempat penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional Partai Solidaritas Indonesia, Jumat tanggal 30 Januari 2026.

Andi Azwan yang didampingi Wakil Ketua Umum PSI Ronald Aristone Sinaga merasa bahwa tindakan pembakaran ban dan pengrusakan fasilitas umum yang dilakukan para pengunjuk rasa tidak mencerminkan etika akademis yang seharusnya dimiliki oleh kalangan mahasiswa.

Ia menegaskan bahwa sebagai kaum terdidik, seharusnya mereka mengedepankan dialog dan diskusi yang konstruktif daripada melakukan aksi yang dapat mengganggu ketertiban umum dan menimbulkan kesan buruk terhadap kota sebagai tuan rumah.

Sebagai seseorang yang mengaku memiliki darah Bugis dari Kabupaten Bone, Andi Azwan merasa bahwa sikap para mahasiswa tersebut tidak menghormati ribuan kader PSI yang datang dari berbagai daerah di Indonesia untuk menghadiri rakernas.

Ia mengajak para mahasiswa untuk menerapkan prinsip “siri na pacce” yang merupakan nilai luhur budaya Sulawesi Selatan dalam menyikapi perbedaan pendapat dan menghormati tamu yang datang ke daerah mereka.

Di sisi lain, Juru Bicara massa aksi Fahrul Ramadan melaporkan bahwa pada aksi ketiga ini mereka mendapatkan tindakan represif dari oknum yang mengenakan atribut partai serta merasa pengamanan dari aparat kepolisian tidak berjalan maksimal.

Kelompok mahasiswa tersebut mengklaim mengalami intervensi dan tekanan selama menyampaikan aspirasi di ruang publik, meskipun telah memenuhi semua prosedur pemberitahuan aksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Fahrul menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan konsolidasi untuk menentukan langkah lanjutan dari aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Rakyat Menggugat.

Mereka berencana melanjutkan aksi unjuk rasa sampai tuntutan mereka dipenuhi atau ada kesepakatan internal untuk membubarkan diri, sambil tetap mempertahankan metode demonstrasi sebagai bentuk penyampaian aspirasi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved