Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

[GEGER] Video Paspampres Diprotes Jurnalis Inggris Viral, Perbedaan Standar Pengamanan dan Kebebasan Pers Jadi Sorotan

 Kata Paspampres Usai Video Dipermalukan Pers Inggris Viral

Repelita London - Insiden pengamanan yang melibatkan personel Pasukan Pengamanan Presiden Republik Indonesia menjadi sorotan publik setelah sebuah video yang memperlihatkan adu argumen dengan jurnalis Inggris beredar luas di media sosial pada Selasa, 27 Januari 2026, dan memicu perbincangan internasional mengenai prosedur pengamanan kepala negara di ruang publik luar negeri.

Rekaman tersebut pertama kali diunggah melalui akun X https://x.com/GlobalPressWatch pada 27 Januari 2026, yang menampilkan seorang personel pengamanan Indonesia meminta awak media menghentikan perekaman di area yang diklaim sebagai bagian dari perimeter pengamanan kunjungan Presiden Prabowo Subianto di London.

Dalam video itu, jurnalis Inggris terdengar menyampaikan keberatan dengan menegaskan bahwa lokasi tersebut merupakan ruang publik yang secara hukum memperbolehkan kegiatan peliputan dan perekaman tanpa pembatasan khusus dari otoritas setempat.

Akun tersebut menyertakan keterangan unggahan berbunyi “British journalists remind Indonesian presidential guards that filming in public places is legal in the UK”, yang kemudian memicu ribuan interaksi dan dibagikan ulang oleh pengguna dari berbagai negara.

Menanggapi viralnya video tersebut, Paspampres melalui pernyataan internal yang disampaikan di Jakarta pada Rabu, 28 Januari 2026, menyatakan bahwa personel yang terlibat telah menjalankan tugas pengamanan sesuai standar operasional prosedur yang berlaku dalam setiap kunjungan kepala negara ke luar negeri.

Paspampres menjelaskan bahwa dinamika lapangan sering kali menuntut pengambilan keputusan cepat untuk memastikan keselamatan presiden, terutama ketika terjadi kerumunan dan aktivitas media yang bergerak mendekati rombongan secara tiba-tiba.

Pihak pengamanan juga menegaskan bahwa tidak ada unsur kekerasan fisik maupun tindakan represif dalam peristiwa tersebut, serta menilai interaksi yang terekam merupakan bagian dari komunikasi singkat yang kerap terjadi dalam situasi pengamanan tingkat tinggi.

Di sisi lain, video tersebut memunculkan diskusi luas mengenai perbedaan pendekatan pengamanan antara negara, khususnya terkait relasi aparat keamanan dengan kebebasan pers di negara-negara Eropa yang memiliki regulasi terbuka terhadap aktivitas jurnalistik di ruang publik.

Paspampres menyatakan akan melakukan evaluasi internal untuk memastikan setiap personel memahami konteks hukum dan kebiasaan setempat di negara tujuan kunjungan, tanpa mengurangi prinsip utama pengamanan presiden sebagai prioritas tertinggi.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena berlangsung di tengah rangkaian agenda kenegaraan Presiden Prabowo Subianto di Inggris, yang melibatkan pertemuan resmi dan kegiatan diplomatik dengan sejumlah pejabat tinggi negara tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved