Repelita Jakarta - Ketua Umum Termul Firdaus Oiwobo memberikan tanggapan keras terhadap laporan polisi yang diajukan DJ Donny terkait dugaan teror berupa kiriman bangkai ayam ke rumahnya.
Laporan DJ Donny tercatat di Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/9545/XII/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 31 Desember 2025.
Firdaus menilai tindakan DJ Donny melaporkan kejadian tersebut ke polisi sebagai respons yang berlebihan dan prematur.
Ia bahkan mempertanyakan keabsahan peristiwa yang diklaim DJ Donny serta menudingnya terlalu cepat membawa isu tersebut ke ranah publik.
“DJ Donny, DJ Donny, baru ngerasain lo ya diancem ya, baru ngerasain diancem aja udah koar-koar,” ujar Firdaus pada Kamis 1 Januari 2026.
Firdaus juga menyoroti pola sikap DJ Donny yang sering menyalahkan pemerintah serta membangun narasi sebagai pihak yang dizalimi.
“Sono sini nyalahin pemerintah, mulut lo fitnah mulu isinya, lo jangan playing victim deh, bisa jadi itu rekayasa lo,” tambahnya.
Menurut Firdaus, ia sudah sangat mengenal taktik-taktik semacam ini yang kerap dipakai dalam dinamika politik dan pembentukan opini publik.
Ia menduga tuduhan yang dilontarkan DJ Donny sengaja direkayasa untuk mencapai tujuan tertentu.
“Emang gue gak tau cara-cara dulu orang. Satu orang pemerintah misalnya, wih gara-gara ulah si ini nih, padahal itu rekayasa lo, gue tau,” katanya.
Firdaus tidak ragu menyerang personal DJ Donny dengan menudingnya sering mendiskreditkan orang lain.
“Politik lo gue udah tau, moyang lo juga gue udah tau, otak lo tuh gak usah sok sok mendiskreditkan orang lain ya,” ucapnya.
Ia bahkan menyebut DJ Donny tidak memiliki pengaruh signifikan di masyarakat.
“Padahal lo tuh bobrok DJ Donny ya, lo percuma jangan sok sok jago deh di negara ini,” tutur Firdaus.
"Percuma, lo tuh cuma ampas tahu di negara ini, lo tuh cuma ampas tahu," lanjutnya.
Firdaus juga melontarkan pernyataan yang mengandung nada ancaman dengan menggambarkan bentuk teror yang lebih ekstrem.
“DJ Donny gak ada apa-apanya, lo baru dimainkan begitu aja belum bangkai tikus lo. Biasanya bangkai tikus tuh Don,” ungkapnya.
“Lebih parah lagi biasanya ini tuh, zat kimia tuh masuk ke rumah lo, kadang-kadang muka lo disiram pake zat kimia,” sambungnya.
Ia menutup dengan nasihat agar DJ Donny lebih menjaga ucapan di ruang publik.
“Makanya ya jangan songong mulut, lo boleh ngekritik tapi jangan menghina orang, ini nih akibatnya ya. Lo rasain tuh,” tegasnya.
Sebelumnya, DJ Donny mengungkapkan kemarahan atas teror kiriman bangkai ayam yang diduganya terkait kritik vokalnya terhadap pemerintah.
Melalui Instagram pribadinya pada Rabu 31 Desember 2025, Donny menantang pelaku sambil menyebut tindakan tersebut pengecut dan amatir.
“Buat yang nyiring bangke ayam ke rumah gue, lo itu pengecut dan tolol ya,” katanya.
Ia menyindir pelaku masih perlu belajar dari senior yang lebih elegan dalam bertindak.
“Cara main lo itu masih amatir ya. Harusnya lo belajar dulu sama senior lo. Senior lo itu lebih elegan ya,” ujar Donny.
Donny juga menyebut intimidasi semacam ini justru mencoreng citra kepala negara.
“Bikin malu presiden aja lo,” tandasnya.
Di sisi lain, ia mengajak masyarakat yang kritis terhadap pemerintah untuk tetap berani bersuara.
“Ini buat teman-teman, lo gak usah takut kalau bersuara ya,” pesannya.
Menurut Donny, kritik yang benar merupakan bagian dari demokrasi yang bahkan diizinkan oleh presiden.
“Bahkan presiden kita pun mengizinkan untuk dikritisi selama apa yang kita sampaikan itu benar,” tambahnya.
Namun ia menyayangkan intimidasi yang semakin masif hanya dalam setahun pemerintahan berjalan.
“Eh, ini baru setahun berkuasa, gaya lo udah kayak iblis,” ucapnya.
Donny juga mengecam ancaman kekerasan yang muncul.
“Mau ancem bunuh orang. Emang lo siapa?," serunya.
Ia menilai praktik tersebut sebagai bentuk kebiadaban negara terhadap rakyatnya.
“Bisa-bisanya negara mengancam rakyatnya. Biadap benar,” kuncinya.
Editor: 91224 R-ID Elok

