Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Dedi Mulyadi Tegur Aparat Desa: Jangan Intimidasi Warga yang Kritik Pembangunan

 Holis Muhlisin jadi korban intimidasi usai beri kritik Kades.  (Facebook/ Holis Muhlisin)

Repelita Garut - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan respons tegas terhadap kasus intimidasi yang dialami warga Desa Panggalih oleh pihak yang diduga keluarga Kepala Desa setempat.

Korban bernama Holis Muhlisin sebelumnya menjadi sorotan setelah videonya yang menunjukkan aksi intimidasi tersebut menyebar luas di media sosial.

Dedi Mulyadi menyampaikan pandangannya melalui unggahan di akun Instagram @dedimulyadi71 pada 3 Januari 2026.

Ia dengan tegas mengingatkan seluruh aparat desa di berbagai wilayah untuk tidak melakukan tindakan intimidasi atau pengancaman terhadap warga yang menyampaikan kritik.

"Untuk jajaran aparat desa dimanapun berada, baik kepala desa, aparat, dan perangkat desa sampai ketua RW, RT, kepala dusun. Mana kala ada orang yang melakukan kritik memposting pembangunan yang belum berkeadilan, jalan rusak, drainase rusak, saluran air rusak, rumah rakyat miskin, gak ada yang peduli jangan pernah melakukan intimidasi, pengancaman," ujarnya.

Dedi menekankan bahwa di era keterbukaan saat ini, aparatur pemerintahan harus siap menerima masukan negatif dari masyarakat sebagai bahan perbaikan.

"Dalam dunia yang semakin terbuka, kita ini aparat kalau ada warga yang menceritakan jeleknya pembangunan kita harus kita menerima dengan lapang dada, selanjutnya kita berusaha untuk melakukan perubahan dan perbaikan," paparnya.

Menurutnya, kemampuan menerima kritik dan caci maki merupakan bagian dari tantangan kepemimpinan di sektor publik.

Ia juga mengharapkan konflik antara warga dengan keluarga Kepala Desa Panggalih dapat segera diatasi melalui rekonsiliasi.

"Semoga peristiwa tersebut tidak terulang lagi dan saya minta pada seluruh jajaran masyarakat, kepala desa, yang disana lakukan rekonsiliasi, lakukan perbaikan pembangunan da kepada Bupati untuk segera menanganinya jangan membiarkan ada tindakan-tindakan intimidatif terhadap autokritik," tandas Dedi Mulyadi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved