Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

[HEBOH] Kritik Dana Desa Berujung Intimidasi, Warga Garut Diduga Ditekan Keluarga Kepala Desa

 Holis Muhlisin jadi korban intimidasi usai beri kritik Kades.  (Facebook/ Holis Muhlisin)

Repelita Garut - Seorang penduduk Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengalami tindakan intimidasi dari pihak yang diduga merupakan anggota keluarga Kepala Desa setempat.

Korban bernama Holis Muhlisin menghadapi ancaman dan kekerasan verbal saat sendirian berhadapan dengan lima orang yang diduga keluarga Kades tersebut.

Peristiwa ini dipicu oleh kritik yang dilontarkan Holis terhadap pengelolaan dana desa serta kondisi infrastruktur jalan yang rusak di wilayahnya.

Holis secara pribadi merekam dan mengunggah video kejadian tersebut melalui akun Facebook miliknya.

Rekaman berdurasi sekitar 47 detik itu menunjukkan salah satu pelaku mendorong wajah korban sambil melontarkan kata-kata kasar.

"Mau apa atuh banyak omong, mau ngapain anjing sok? Ingin tenar? Ingin so jago di sosial media?," ungkapnya.

Seorang perempuan yang diduga istri Kepala Desa turut serta dalam aksi intimidasi tersebut.

Ia bahkan menyebut kritik terhadap suaminya tidak pantas dan menyinggung isu korupsi di masa lalu.

"Greget kalau bukan manusia, ke suami saya gini. Si Kholid, korupsi kamu ngomong ga anjing? Orang tua saya lebih baik di rumah puasa," tandasnya.

Holis menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan balasan atas postingannya yang mengkritik kinerja pemerintahan desa.

"Akibat saya mengkritik kebijakan dan memposting jalan rusak di Desa Panggalih," tulisnya.

Video tersebut dengan cepat menyebar luas di media sosial dan mendapat perhatian besar dari publik.

Banyak warganet menyuarakan dukungan kepada korban serta menyarankan langkah hukum.

"Laporkan saja kang minta perlindungan ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) kalau akang merasa tidak bersalah," ujar akun Abay Crypto.

"Laporin aja sambil ambil jalur hukum itu sudah kekerasan," jelas akun Denis Pomantaow.

"Jangan takut, Abang sudah keren. Usut mereka ke meja hijau," tandas akun Ak Tea terkait dengan intimidasi oleh keluarga Kades pada Holis Muhlisin.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut merespons melalui akun Instagram @dedimulyadi71 pada 3 Januari 2026 dengan menyerukan rekonsiliasi dan melarang intimidasi terhadap kritik warga.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved