
Repelita Yahukimo - Sebuah insiden penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata telah terjadi di wilayah Yahukimo Papua Pegunungan menewaskan korban seorang sopir truk yang sedang dalam perjalanan menuju Kota Dekai.
Kejadian berlangsung di sekitar Jalan Poros Logpon tepatnya pada kilometer tujuh di wilayah Distrik Dekai dengan waktu kejadian sekitar pukul tiga sore waktu setempat.
Laporan awal dari masyarakat mulai diterima oleh aparat keamanan setempat pada pukul tiga dua puluh menit sore waktu Indonesia bagian timur mengenai adanya suara tembakan di dekat area jembatan.
Kepala Operasi Damai Cartenz tahun 2026 Brigadir Jenderal Faizal Ramadhani menegaskan bahwa prioritas utama dalam setiap respons operasi adalah menjamin keselamatan warga sipil yang berada di wilayah tersebut.
Faizal Ramadhani menyatakan keprihatinan mendalam atas peristiwa kekerasan yang menimpa korban dan menyebutkan bahwa aparat telah bergerak cepat untuk memberikan pertolongan medis.
Fokus operasi saat ini adalah mengejar pelaku kejadian serta memastikan bahwa masyarakat dapat melanjutkan aktivitas sehari-hari dengan perasaan aman dan terlindungi.
Korban penembakan tersebut telah diidentifikasi sebagai Jany Trio Mayaut yang berusia empat puluh dua tahun dan berdomisili di Jalan Jenderal Sudirman kilometer satu Dekai.
Pria yang bekerja sebagai karyawan swasta tersebut sedang mengemudikan truk boks dari arah Logpon menuju pusat Kota Dekai ketika insiden terjadi.
Berdasarkan keterangan dari korban dan beberapa saksi mata sekitar pukul tiga sore terdengar lima kali letusan senjata api yang berasal dari sisi kanan jalan raya.
Salah satu peluru mengenai lengan kanan bagian atas korban namun dalam kondisi terluka ia tetap memacu kendaraannya menuju Dekai untuk menyelamatkan diri.
Korban saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Dekai dengan kondisi yang telah sadar dan luka tembak pada lengannya telah ditangani. Truk boks yang dikemudikannya juga mengalami kerusakan dengan ditemukannya lubang tembakan pada badan kendaraan tersebut.
Sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian melaporkan melihat beberapa orang dengan membawa senjata berada di pinggir jalan sebelum kemudian menghilang ke arah hutan. Dari hasil penyelidikan awal aparat menduga bahwa aksi penembakan ini dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata yang terafiliasi dengan Kodap enam belas Yahukimo.
Personel gabungan Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz tahun 2026 bersama dengan kepolisian resor Yahukimo segera melakukan pengamanan di tempat kejadian perkara. Tim gabungan tersebut melakukan penyisiran menyeluruh di area sekitar serta mengumpulkan berbagai barang bukti yang dapat mendukung penyelidikan.
Di lokasi kejadian petugas berhasil menemukan sejumlah selongsong amunisi yang diduga memiliki kaitan langsung dengan peristiwa penembakan terhadap sopir truk tersebut. Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Adarma Sinaga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan dalam beraktivitas.
Adarma Sinaga meminta warga tidak panik dan segera melaporkan kepada aparat terdekat jika melihat adanya aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan mereka. Informasi dari masyarakat dinilai sangat penting dan dapat membantu mempercepat proses pengungkapan kasus serta penangkapan pelaku kejahatan bersenjata tersebut.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

