Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Anies Resmikan Jembatan Gantung di Karanganyar, Doa Tokoh MUI Menguatkan Harapan Kepemimpinan Nasional

 Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Desa Sambirejo dan Klotok, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (30/1/2026).

Repelita Karanganyar - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima doa khusus dari masyarakat saat berkunjung ke wilayah Desa Sambirejo dan Kampung Klotok di Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah. Doa yang dipanjatkan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia setempat KH Badaruddin tersebut memohon agar Anies Baswedan diberi kesempatan untuk memimpin Indonesia di masa depan.

Kunjungan Anies Baswedan pada hari Jumat tanggal 30 Januari 2026 itu bertujuan meresmikan sebuah jembatan penghubung yang diberi nama Jembatan Titian Persatuan. Jembatan ini merupakan hasil kolaborasi antara tim Aksi Bersama yang diinisiasi Anies dengan berbagai pihak donatur melalui platform penggalangan dana KitaBisa.

Sebelum prosesi peresmian jembatan dimulai KH Badaruddin memimpin doa bersama yang diikuti oleh warga masyarakat setempat yang hadir dalam acara tersebut. Dalam doanya dia secara spesifik menyebut nama Anies Baswedan dan memohon agar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu diberikan amanah untuk membahagiakan seluruh rakyat Indonesia.

KH Badaruddin melanjutkan doanya dengan meminta agar Anies Baswedan diberikan bimbingan kesehatan serta kesempatan untuk dapat berkontribusi lebih besar bagi bangsa. Warga yang memadati lokasi peresmian dengan kompak mengaminkan doa yang dipanjatkan oleh pimpinan MUI Karanganyar tersebut dengan suara yang lantang.

Selain mendoakan masa depan politik Anies KH Badaruddin juga menyebut bahwa peresmian jembatan ini menjadi sarana silaturahmi yang telah lama dinantikan oleh masyarakat dengan figur Anies Baswedan. Anies sendiri memilih untuk tidak memberikan komentar khusus mengenai doa yang dipanjatkan untuk dirinya tersebut.

Dia menegaskan bahwa kehadirannya di Karanganyar bersama tim Aksi Bersama semata-mata bertujuan untuk meresmikan jembatan yang sangat dinantikan oleh warga setempat. Selama puluhan tahun masyarakat di dua wilayah tersebut hanya mengandalkan jembatan bambu yang tidak permanen sehingga pembangunan jembatan ini menjadi jawaban atas harapan mereka.

Anies berharap agar Jembatan Titian Persatuan dapat berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat yang besar bagi mobilitas warga. Dia juga menitipkan pesan kepada masyarakat agar bersedia merawat jembatan tersebut karena proses perawatan merupakan pekerjaan yang tidak pernah ada ujungnya.

Proyek pembangunan jembatan ini menurut Anies Baswedan dilaksanakan dengan semangat gotong royong melibatkan berbagai pihak yang peduli. Dia telah mengunjungi lokasi pembangunan sejak awal bulan Desember tahun 2025 untuk memantau langsung perkembangan pengerjaan konstruksi.

Rencana untuk membangun jembatan di lokasi tersebut sebenarnya sudah ada sejak tiga puluh tahun yang lalu namun tidak kunjung terealisasi hingga sekarang. Bahkan tanah untuk lokasi jembatan sudah diwakafkan namun pembangunan tetap tidak dapat dilaksanakan karena berbagai kendala.

Anies menyatakan rasa syukur jika ada pihak lain yang juga tergerak untuk membangun jembatan serupa di wilayah lain yang membutuhkan. Dia menekankan bahwa dirinya dan tim bukanlah pihak pertama yang menginisiasi pembangunan jembatan melainkan hanya melanjutkan harapan masyarakat yang sudah lama tertunda.

Dia berharap semakin banyak pihak yang peduli terhadap pembangunan infrastruktur penghubung antar desa sehingga benar-benar tercipta titian persatuan yang mempersatukan masyarakat. Ketika ditanya mengenai rencana pembangunan di bidang lain Anies kembali menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah membangun jembatan bersama masyarakat.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved