Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Ustaz Hilmi Firdausi Bongkar Kelakuan Pejabat Saat Bencana Sumatera Gubernur Pencitraan Bupati Umrah Keluarga Buzzer Serang Rakyat Kritis

Dedi Mulyadi Kena Sentil Disebut Pencitraan, UHF: Ada Gubernur Bela-belain  ke Sumatera, Padahal Daerahnya Juga Banjir - FAJAR

Repelita Jakarta - Cendekiawan Nahdlatul Ulama Ustaz Hilmi Firdausi mengkritik keras perilaku pejabat yang lebih memprioritaskan pencitraan daripada penanganan bencana banjir bandang dan longsor di berbagai wilayah Sumatera.

Ia menyoroti Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang rela bepergian jauh ke Sumatera untuk menunjukkan solidaritas, padahal daerah asalnya sendiri sedang dilanda bencana serupa.

Ada Gubernur provinsi lain bela-belain datang ke Sumatera padahal daerahnya sedang banjir juga.

Ustaz Hilmi menilai aksi tersebut hanyalah upaya membangun citra diri di tengah situasi darurat yang seharusnya difokuskan pada bantuan nyata bagi korban.

Ada Bupati malah kampanye memuji-muji Presiden berlebihan di hadapan korban bencana.

Ia juga menyentil seorang bupati yang memilih meninggalkan tanggung jawabnya untuk berangkat umrah bersama keluarga saat warganya masih kesulitan akibat bencana.

Ada Bupati yang menyerah menangani bencana terus pergi umrah sekeluarga.

Menurut Ustaz Hilmi, perilaku semacam itu semakin memicu kemarahan publik yang melihatnya sebagai ketidakpedulian total terhadap penderitaan rakyat.

Belum lagi pencitraan ala menteri, pembuat kebijakan hingga alam murka, anggota-anggota Dewan dengan gimik artisnya di daerah bencana.

Ia mengkritik komentar pejabat yang dianggap asal bicara dan menghina, ditambah dengan mobilisasi buzzer di media sosial untuk membela pemerintah yang lalai.

Ditambah komentar-komentar pejabat yang asbun dan nirempati plus buzzer-buzzer dikerahkan di medsos.

Dikerahkan untuk menyerang masyarakat yang kritis terhadap pemerintah yang lalai.

Ustaz Hilmi menyimpulkan bahwa situasi ini membuat banyak netizen bertanya-tanya apakah menjadi warga negara Indonesia adalah ujian kesabaran menuju surga.

Pantas banyak netizen bertanya, bisakah kita masuk surga lewat jalur sabar jadi WNI?(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved