
Repelita Aceh Tamiang - Sekretariat Kabinet Republik Indonesia menyampaikan bahwa pasokan bahan bakar minyak beserta peralatan berat telah dikirimkan dari Medan ke wilayah Aceh Tamiang guna mempercepat perbaikan sarana prasarana yang hancur serta memastikan ketersediaan energi bagi penduduk di area yang dilanda banjir.
Lewat pengumuman resmi yang dikeluarkan di Jakarta pada Rabu, lembaga tersebut menyatakan bahwa armada pengangkut bahan bakar minyak serta mesin-mesin berat itu mulai diberangkatkan oleh Pertamina bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan sejak Selasa sebelumnya.
“Dorongan BBM dan alat berat dari Pertamina, Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan dalam perjalanan dari Medan menuju Aceh Tamiang. Akses jalur darat semakin hari harus semakin bisa dilalui,” demikian keterangan Setkab.
Otoritas pusat menekankan bahwa kelancaran alur pengiriman barang kebutuhan menjadi hal terpenting agar segala keperluan pokok bagi warga yang terkena dampak bisa segera dipenuhi dengan baik.
Dalam siaran tersebut, juga disertakan rekaman dari udara yang menunjukkan barisan kendaraan pengangkut bahan bakar, truk pengirim barang, serta armada berat lain yang sedang melintasi rute yang masih digenangi air untuk mendistribusikan dukungan.
Sekretariat Kabinet menjelaskan bahwa usaha membuka kembali akses jalan darat menjadi perhatian utama dari pemerintahan lantaran rute itu merupakan jalur kunci untuk menggerakkan bantuan serta menyelamatkan masyarakat.
Dengan mobilisasi peralatan berat dari sektor pekerjaan umum serta bantuan penuh dari bidang energi dan transportasi, diharapkan lalu lintas pengiriman barang ke Aceh Tamiang dapat pulih seperti semula dalam waktu singkat.
Pemerintahan menjamin bahwa kerjasama antar kementerian akan terus digencarkan secara ketat demi mempercepat normalisasi situasi di kawasan yang mengalami musibah banjir.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

