
Repelita Jakarta - Tokoh pendiri Partai Amanat Nasional Joko Handipaningrat menilai bahwa Ridwan Kamil belum mengalami akhir dari perjalanan politiknya meskipun sedang dihadapkan pada berbagai kontroversi.
Menurutnya, badai yang menimpa Ridwan Kamil merupakan hasil dari situasi yang ia bangun sendiri.
Namun, karir politiknya belum tamat.
Rezim sebelumnya sering menggunakan strategi penangkal petir dengan mengalihkan kemarahan publik ke figur tertentu agar pimpinan utama tetap terlindungi.
Tanggung jawab dari level atas digeser ke bawahan.
Sosok yang sedang bermasalah sengaja ditempatkan sebagai target utama untuk menyerap perhatian.
Ridwan Kamil dinilai efektif sebagai umpan dalam politik pengalihan isu agar fokus masyarakat teralihkan dari masalah yang lebih besar.
Kontroversi tidak selalu berakhir dengan kehancuran karier seseorang.
Kadang justru membuat figur tersebut semakin berguna bagi kekuasaan yang ada.
Perkembangan selanjutnya patut untuk terus dipantau.
Joko Handipaningrat dikenal sebagai pencipta lambang Partai Amanat Nasional serta pernah menjabat sebagai anggota DPR.
Editor: 91224 R-ID Elok

