Repelita Jakarta - Aktivis budaya Geizs Chalifah melontarkan kritik pedas terhadap Partai Gerindra terkait dukungannya pada wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD.
Kritik itu secara khusus ditujukan kepada Sekretaris Jenderal Gerindra yang juga Menteri Luar Negeri, Sugiono, atas penjelasannya mengenai isu tersebut.
Geizs menilai penjelasan Sugiono tidak mencerminkan pemahaman yang cukup terhadap substansi demokrasi yang sedang menjadi perdebatan.
Ia bahkan membandingkan Sugiono dengan politisi Partai Demokrat Andi Alfian Mallarangeng yang dianggap memiliki kapasitas jauh lebih baik dalam membahas topik serupa.
“Sekjen Geridra bicara tentang pemilihan kepala daerah lewat DPRD, jabatannya memang Menlu penjelasannya tolol,” tulis Geizs Chalifah di akun X @GeizsChalifah pada Selasa (30/12/2025).
Menurut Geizs, perbedaan kemampuan intelektual keduanya sangat mencolok dari cara mereka menyampaikan pandangan tentang pilkada melalui DPRD.
Andi Mallarangeng dinilai mampu menyajikan argumen secara lengkap sambil memahami konteks demokrasi yang sedang dipertaruhkan.
“Dari Demokrat yang bicara Anto (Andi Alfian Mallarangeng). Kapasitas otak keduanya beda jauh,” katanya.
Geizs menegaskan bahwa Andi Mallarangeng benar-benar menguasai materi yang dibahasnya, berbeda dengan Sugiono yang justru menimbulkan banyak kebingungan.
“Anto ngerti yang dia bicarakan. Sugiono ini mahluk ajaib muncul dari mana?,” tandasnya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

