Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Amien Rais: Prabowo dan Jokowi Mirip 11-12, Banjir Sumatera hingga HAM Jadi Bukti Kepemimpinan Tak Berbeda

Amien Rais Tanyakan SIkap Prabowo Sebelum Bertemu Jokowi

Repelita Jakarta - Amien Rais secara terbuka menyatakan bahwa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tidak memiliki perbedaan mendasar dengan era Presiden Joko Widodo sebelumnya.

Pandangan ini disampaikan oleh Ketua Majelis Syura Partai Ummat tersebut melalui kanal YouTube pribadinya pada 29 Desember 2025.

Ia secara gamblang menilai keduanya mirip sekali, bahkan menyebutnya sebagai 11-12 dalam berbagai aspek pengelolaan negara.

“Nah, bagaimana masa depan bangsa dan negara kita? Saya sama sekali tidak tahu. Tetapi makin jelas bagi saya, ternyata Jokowi garis mirip Prabowo adalah 11/12,” gamblangnya.

Amien menghubungkan penilaiannya dengan situasi krisis menjelang lengsernya Presiden Soeharto pada 1998 yang ditandai gejolak sosial, ekonomi, dan hilangnya rasa aman masyarakat.

Kondisi paralel dinilai mulai terulang sejak Prabowo resmi memimpin negara bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2024.

Penanganan banjir besar yang menerjang tiga provinsi di Pulau Sumatera pada akhir November lalu menjadi salah satu bukti konkret yang disorotinya.

Respons pemerintah dinilai kurang bermakna dan hanya sebatas formalitas, sehingga memperburuk kepercayaan publik terhadap kepemimpinan saat ini.

Komunikasi publik yang lemah dari Presiden Prabowo sejak awal jabatan juga mendapat kritik tajam.

Kurangnya empati serta keterbukaan dalam berkomunikasi dianggap langsung menurunkan citra pemerintahan di mata rakyat.

Sejumlah pakar akademik dan pengamat politik turut menyuarakan kekhawatiran serupa terkait sikap Prabowo dalam merespons kritik masyarakat.

Isu hak asasi manusia menjadi sorotan lain yang semakin menguatkan pandangan Amien.

Laporan lembaga HAM internasional mencatat adanya kemunduran signifikan dalam kebebasan sipil sejak Prabowo berkuasa.

Penangkapan massal serta kekerasan terhadap pengunjuk rasa selama aksi protes sepanjang 2025, khususnya terkait undang-undang militer dan tuntutan kesejahteraan buruh, dijadikan contoh nyata pelemahan demokrasi.

Mayoritas demonstran berasal dari kelompok ekonomi lemah yang menghadapi kesulitan hidup sehari-hari.

Hal ini mencerminkan belum tercapainya keadilan sosial serta jaminan kesejahteraan bagi generasi muda bangsa.

Khusus pada bencana banjir Sumatera, popularitas duet Prabowo-Gibran dinilai mengalami penurunan cukup drastis.

Kritik masyarakat yang ramai di dunia maya mencakup dugaan pemerintah sengaja tidak menetapkan status bencana nasional agar menghindari sorotan internasional terhadap kerusakan lingkungan.

Deforestasi masif serta ekspansi pertambangan dianggap sebagai pemicu utama bencana ekologis tersebut.

Kebijakan era Jokowi dinilai telah membuka ruang lebar bagi korporasi besar untuk menguasai hutan dan sumber tambang nasional.

Pada intinya, Amien Rais menegaskan bahwa arah serta gaya kepemimpinan Prabowo tidak jauh berbeda dari pendahulunya.

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved