![]()
Repelita Timika - Nama Bupati Mimika Provinsi Papua Tengah Johannes Rettob belakangan ini menjadi pusat perbincangan hangat di berbagai platform daring karena muncul tudingan bahwa politikus senior PDI Perjuangan ini bukan keturunan asli Papua melainkan pendatang.
Isu tersebut mulai menyebar luas di kalangan netizen yang mempertanyakan statusnya sebagai Orang Asli Papua meski fakta menunjukkan Johannes Rettob lahir di Kampung Kokonao Distrik Mimika Barat pada 19 Oktober 1962 dan secara adat diangkat sebagai anak suku Kamoro dengan nama Paniti.
Orang tuanya yang berprofesi sebagai misionaris serta pelopor pendidikan dan keagamaan Katolik telah berdedikasi panjang bagi masyarakat Kamoro mulai dari wilayah Amar Pronggo Kaugapa Iwaka hingga Ipaya.
Pendidikan awalnya dihabiskan di Sekolah Dasar YPPK St Fransiskus Xaverius Kokonao yang selesai pada 1974 diikuti Sekolah Menengah Pertama Lecoq De Armandville Kokonao lulus 1977.
Selanjutnya ia melanjutkan ke SMA Gabungan Jayapura tamat 1981 diikuti pelatihan penerbangan di Pusat Pelatihan Penerbangan Curug tahun 1981.
Lulusan Diploma Empat Teknik Radio dan Navigasi Penerbangan Universitas Long Beach California Amerika Serikat pada 1998 itu juga menempuh berbagai program formal dan informal di lembaga pendidikan dalam dan luar negeri.
Karier profesionalnya dimulai pada 1984 saat diangkat Pegawai Negeri Sipil sebagai teknisi penerbangan di Bandara Kemayoran Jakarta kemudian dipindah ke PT Angkasa Pura dan setahun kemudian ke Bandara Haji Asan Raya Pekanbaru.
Tahun 2001 di Kabupaten Mimika ia menjabat Kepala Sub Bidang Perhubungan Udara selama 15 tahun kemudian diangkat Bupati Eltinus Omaleng sebagai Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Perhubungan.
Kontribusi di bidang keagamaan tidak kalah besar dengan andilnya membangun Gereja Katedral Tiga Raja Gereja Santo Stefanus Sempan Kantor Keuskupan Mimika serta SMP SMA YPPK Bernadus.
Kini sebagai Ketua Dewan Pembina Gereja Santo Stefanus Sempan ia terus melayani umat Katolik berkat dedikasi panjangnya.
Pada Pilkada 2018 ia berpasangan dengan Eltinus Omaleng sebagai calon Wakil Bupati dan memenangkan suara mayoritas dengan nama OMTOB yang membawa visi Mewujudkan Mimika Cerdas Menuju Masyarakat Aman Adil Profesional dan Sejahtera.
Dilantik resmi pada 6 September 2019 ia menjabat Wakil Bupati hingga kini.
Setelah Eltinus Omaleng ditetapkan tersangka kasus pengadaan barang jasa pembangunan gereja Kingmi Mile 32 oleh KPK ia diangkat Plt Bupati Mimika per 15 September 2022 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Selain itu pada 8 Agustus 2022 ia dilantik Ketua Palang Merah Indonesia Cabang Mimika oleh Ketua PMI Provinsi Papua Zakius Degei.
Dipercaya juga sebagai Ketua Malaria Center Kabupaten Mimika ia terus memimpin upaya pengendalian penyakit endemik di daerah tersebut.
Pada Pilkada 2024 Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mimika menetapkan pasangan Johannes Rettob Emanuel Kemong nomor urut satu sebagai pemenang dengan 77818 suara mengalahkan Alexander Omaleng Yusuf Rombe 74139 suara serta Maximus Tipagau Peggi Patricia Patipi 66268 suara.
Dengan kemenangan itu ia siap menjabat Bupati Mimika periode 2025 hingga 2030 bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong yang diusung koalisi PDI Perjuangan PAN PSI PBB Gelora PPP PKS dan PKN.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

