Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Tolak Rumah Ditempeli Stiker "Keluarga Miskin", 30.000 Warga Jateng Mundur sebagai Penerima Bansos


 Repelita Semarang - Lebih dari tiga puluh ribu keluarga penerima manfaat di Provinsi Jawa Tengah secara tegas menolak penempelan stiker bertuliskan Keluarga Miskin pada rumah mereka sebagai bagian dari verifikasi data bantuan sosial.

Mereka menganggap diri sudah cukup mampu dan tidak lagi memerlukan bantuan dari pemerintah sehingga memilih mengundurkan diri dari daftar penerima.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa kebijakan penempelan stiker tersebut sepenuhnya merupakan prakarsa pemerintah daerah setempat untuk memudahkan pengecekan langsung di lapangan.

Stiker itu hanya berfungsi sebagai tanda sementara guna memastikan akurasi data antara yang benar-benar menerima bantuan dan yang seharusnya tidak lagi masuk dalam kategori penerima.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul usai memimpin rapat koordinasi pengelolaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional di kompleks kantor Gubernur Jawa Tengah pada 25 November 2025.

Meskipun menuai perdebatan, langkah tersebut ternyata membawa dampak positif yang cukup signifikan terhadap kesadaran masyarakat.

Banyak warga yang merasa tergugah untuk menilai kembali kondisi ekonomi mereka sehingga memutuskan mundur secara sukarela dari program bantuan sosial.

Lebih dari 30.000 KPM menolak dapat bansos. Kami merasa sudah cukup, kami ingin dialokasikan kepada yang lebih memenuhi kriteria penerima manfaat, begitu yang mereka sampaikan.

Gus Ipul menyambut baik sikap tersebut karena sejalan dengan gerakan nasional yang sedang digalakkan untuk mendorong masyarakat yang mampu agar melepaskan hak bansos demi dialihkan kepada yang lebih membutuhkan.

Fenomena ini menunjukkan tingginya rasa malu dan kehormatan di kalangan masyarakat Jawa Tengah yang tidak ingin terus bergantung pada bantuan negara.

Saya senang kalau ada keluarga yang menolak bansos supaya bisa diberikan kepada mereka yang lebih berat. Saya merasa hormat.

Menteri Sosial juga mengapresiasi kemandirian ekonomi yang ditunjukkan oleh keluarga-keluarga tersebut sebagai bukti keberhasilan program pengentasan kemiskinan di daerah.

Saya berterima kasih kepada keluarga-keluarga penerima manfaat yang telah dengan berani menyampaikan untuk menolak bansos karena merasa sudah cukup dan bisa hidup mandiri. Saya acungi jempol.

Langkah penolakan sukarela ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mempercepat pembersihan data penerima bantuan sosial agar lebih tepat sasaran dan efektif menjangkau kelompok yang benar-benar rentan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved