Repelita Jakarta - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu melontarkan kritik pedas terhadap keberadaan bandara di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang kini menjadi pusat kontroversi nasional.
Melalui akun X pribadinya @msaid_didu, ia menyebut IMIP sebagai contoh paling sempurna dari praktik penyerahan sumber daya alam Indonesia kepada pihak asing dengan restu dan fasilitas penuh dari negara sendiri.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses itu tidak hanya difasilitasi, tetapi juga mendapat perlindungan dari penguasa yang berwenang.
IMIP di Morowali adalah praktik sempurna “penyerahan” Sumber Daya Alam ke Asing yg difasilitasi Negara dan dilindungi oleh penguasa.
Said Didu menyerukan agar pola penyerahan kedaulatan sumber daya tersebut segera dihentikan total, karena hal serupa terus berulang di berbagai wilayah lain di Indonesia.
Ia memperingatkan bahwa jika tidak ada tindakan tegas, praktik tersebut akan terus menggerogoti hak bangsa atas kekayaan alamnya sendiri.
Cara ini harus diakhiri yang juga terjadi di berbagai daerah.
Pernyataan Said Didu ini langsung memicu perbincangan luas di kalangan masyarakat yang selama ini mencurigai adanya kepentingan asing yang terlalu dominan di kawasan industri strategis Morowali, Sulawesi Tengah.
Editor: 91224 R-ID Elok

