Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Roy Suryo dan Rismon Buka Pintu Mediasi Kasus Ijazah Jokowi: Terima Kasih Jimly, Tapi Tunggu Arahan Kuasa Hukum Dulu

Repelita Jakarta - Dua tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik terkait ijazah mantan Presiden Joko Widodo, Roy Suryo dan Rismon Hasiholan Sianipar, menyambut baik usulan mediasi yang dilontarkan aktivis 98 Faisal Assegaf dalam audiensi dengan Komisi Reformasi Polri.

Keduanya menyatakan keterbukaan terhadap opsi penyelesaian damai namun tetap akan mengikuti arahan tim penasihat hukum masing-masing.

"Tunggu tanggal waktunya, yang jelas kami berterima kasih kepada Prof Jimly, terima kasih juga terhadap semua pihak, terima kasih kepada rakyat, terima kasih kepada media," kata Roy usai menjalani wajib lapor di Polda Metro Jaya pada Kamis (20/11/2025).

Roy mengapresiasi perhatian luas dari masyarakat sebagai wujud dukungan yang patut disyukuri.

"Apapun itu adalah bentuk kecintaan terhadap kami, jadi kami juga sangat mengapresiasi itu tentu saja dengan petunjuk dari para kuasa hukum kami," ucap dia.

Ia menegaskan segala keputusan akan sepenuhnya mengacu pada konsultasi dengan tim hukum tanpa langkah yang mendahului.

"Semua kami lakukan sesuai petunjuk kuasa hukum," ucap dia.

Rismon Sianipar menilai tawaran mediasi dari pakar hukum seperti Jimly Asshiddiqie merupakan alternatif yang sah untuk dipertimbangkan.

"Itu kan opsi-opsi hukum dari profesor jimly sebagai pakar hukum, nah apapun itu nanti kita diskusikan dengan tim hukum. Dan prof jimly bebas menawarkan itu sebagai ahli hukum, dan kita akan diskusikan lebih lanjut," ucap dia.

Namun Rismon menekankan pentingnya kejelasan syarat mediasi agar tidak menimbulkan beban tambahan bagi pihaknya.

"Itu kita lihat syaratnya dulu, jangan sampai syaratnya malah membebani kita," tandas dia.

Polda Metro Jaya sebelumnya menetapkan delapan tersangka yang terbagi dalam dua klaster dengan penerapan pasal berbeda.

Klaster pertama mencakup Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, Damai Hari Lubis, Rustam Effendi, serta Muhammad Rizal Fadillah.

Klaster kedua terdiri atas Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, dan Tifauziah Tyassuma yang dikenal sebagai Dokter Tifa.

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved