Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Anggap Penting Isi Tas Dibanding Elektabilitas, Ketum PSI Dianggap Toleransi Politik Uang

Anggap Penting Isi Tas Dibanding Elektabilitas, Ketum PSI Dianggap Toleransi Politik Uang

Repelita Jakarta - Pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga menilai pernyataan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Kaesang Pangarep yang menyebut elektabilitas tinggi menjadi tidak berguna tanpa isi tas mengandung makna yang sangat berbahaya bagi demokrasi Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Kaesang saat menghadiri rapat koordinasi wilayah PSI Sulawesi Tengah di Palu pada Rabu 19 November 2025.

Menurut Jamiluddin, kalimat itu secara tersirat menyatakan bahwa kemenangan dalam pemilu lebih bergantung pada uang daripada tingkat penerimaan masyarakat terhadap partai atau kandidat.

Makna pertama ini tentu berbahaya, karena isi tas digunakan untuk mendulang suara.

Ia menegaskan bahwa ucapan putra bungsu Presiden Joko Widodo tersebut dapat diartikan sebagai pembiaran terhadap praktik politik uang yang selama ini menjadi penyakit kronis dalam setiap kontestasi pemilu.

Dapat dimaknai, Kaesang seolah-olah menoleransi politik uang dalam pemilu. Sikap demikian tentu akan melanggengkan politik uang dalam memenangkan pemilu.

Jamiluddin memprediksi praktik transaksional dalam pemilu akan semakin merajalela menjelang Pemilu 2029 setelah pernyataan terbuka dari seorang ketua umum partai seperti itu.

Hal ini akan semakin menjauhkan anggota legislatif dari amanah. Mereka dipilih bukan karena diyakini dapat membawa dan memperjuangkan aspirasi pemilih, tetapi semata karena transaksi uang.

Dalam acara tersebut, Kaesang awalnya meminta kader PSI Sulawesi Tengah bekerja keras agar daerah itu menjadi penyumbang suara terbesar bagi partai pada pemilu mendatang.

Percuma juga punya elektabilitas tinggi, tetapi enggak punya isi tas. Loh iya dong, masa isi tas enggak punya? Kalau saya, kan, enggak bawa tas, yang bawa bendum (bendara umum) semua. Kalau ada apa-apa, terkhusus Sulawesi Tengah, masalah isi tas kita, ke Ayahanda kita ya.

Pernyataan itu langsung disambut tepuk tangan meriah dari para kader yang hadir di lokasi acara.

Kaesang sendiri tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai apa yang dimaksud dengan isi tas dalam konteks perjuangan politik partainya.

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved