Repelita Palu - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Kaesang Pangarep menegaskan bahwa tingginya angka dukungan masyarakat dalam survei tidak akan berarti apa-apa jika tidak didukung oleh kecukupan logistik kampanye yang biasa disebut sebagai isi tas.
Pernyataan blak-blakan itu disampaikan langsung oleh putra bungsu Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat koordinasi wilayah PSI Sulawesi Tengah yang digelar di kota Palu pada hari Rabu kemarin.
Kaesang meminta seluruh pengurus dan kader partai di provinsi tersebut untuk bekerja lebih giat lagi agar Sulawesi Tengah menjadi salah satu lumbung suara terbesar bagi PSI pada pemilihan umum tahun 2029 mendatang.
Ia mengajak semua elemen partai turun langsung ke tengah-tengah masyarakat tanpa mengabaikan aspek pendanaan yang memadai.
"Teman-teman harus bekerja keras, jangan lupa turun ke masyarakat," ujarnya di hadapan ratusan kader.
Lebih lanjut, Kaesang dengan santai menyampaikan pesan yang langsung memancing tawa dan tepuk tangan meriah dari para peserta.
"Percuma punya elektabilitas tinggi kalau isi tas kosong," katanya sambil tersenyum.
Ia kemudian menjelaskan bahwa dirinya pribadi tidak pernah membawa tas karena segala kebutuhan pendanaan ditangani oleh bendahara umum partai.
Khusus untuk wilayah Sulawesi Tengah, Kaesang menyebut kader bisa langsung menghubungi Ahmad Ali yang disebutnya sebagai Ayahanda apabila membutuhkan tambahan isi tas.
Pernyataan tersebut langsung disambut applaus panjang dari seluruh kader yang hadir dalam ruangan.
Meski demikian, Kaesang tidak merinci lebih lanjut apa yang dimaksud dengan isi tas dalam konteks tersebut.
Di kesempatan yang sama, anak kelahiran 25 Desember 1994 itu juga mengingatkan agar arahan dari pusat tidak ditambah-tambahkan ketika sampai ke tingkat bawah.
Ia mengeluhkan fenomena di mana instruksi sederhana justru menjadi rumit karena banyaknya tambahan program yang tidak esensial.
Menurut pengamatannya, perintah yang jelas dari pimpinan sering berubah menjadi semakin berat ketika sudah sampai ke struktur terbawah partai.
Kaesang berharap hal itu tidak lagi terjadi agar energi kader lebih terfokus pada pencapaian target suara yang realistis.
Editor: 91224 R-ID Elok

