Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Guntur Romli Kritik Pedas Ahmad Ali: Dari Rumah Digerebek KPK Langsung Jadi Pembela Jokowi Paling Keras

 Perang Kata PDIP vs PSI: Tudingan 'Manfaatkan Jokowi' Dibalas Sentilan Sejarah dan Isu Kasus Korupsi - Halaman 2 - Tribunjambi.com

Repelita Jakarta - Politikus PDI Perjuangan Mohammad Guntur Romli menyerang balik Ketua Harian PSI Ahmad Ali dengan mengungkit kembali kasus penggeledahan rumah dan penyitaan uang miliaran rupiah serta barang mewah oleh KPK pada Februari 2025.

Menurut Guntur, sikap Ahmad Ali yang kini menjadi pembela paling vokal Joko Widodo bukan karena loyalitas murni, melainkan strategi bertahan hidup setelah terpojok kasus hukum.

Dengan situasi seperti itu, sangat mudah membaca kenapa hari ini ia menjadi pembela Jokowi paling vokal. Itu bukan soal loyalitas melainkan strategi bertahan hidup, mencari ruang yang terasa lebih aman secara politik, ujar Guntur Romli pada Senin 24 November 2025.

Ia menyebut perpindahan Ahmad Ali dari NasDem ke PSI setelah kalah di Pemilu 2024 sebagai lompatan oportunis, bukan perubahan ideologis.

Publik pun tertawa kecil karena ini bukan lompatan ideologis. Ini lompatan oportunis, seloroh Guntur.

Ketika Ahmad Ali mengeluhkan “sialnya Pak Jokowi dihina, dimaki-maki”, menurut Guntur, masyarakat justru tersenyum miris melihat upaya putar balik logika demi menyelamatkan diri.

Maka ketika Ahmad Ali berkata, “Sialnya Pak Jokowi dihina, dimaki-maki”, yang tersenyum miris justru publik. Sebab kalimat semacam itu hanya memperlihatkan betapa jauh ia siap memutar logika dan merangkak ke mana pun demi menyelamatkan citranya sendiri, katanya.

Guntur menilai semua teriakan keras Ahmad Ali dalam membela Jokowi hanyalah kamuflase ketakutan yang disembunyikan dengan nada lantang.

Suara keras Ahmad Ali bukanlah suara keberanian. Itu hanyalah gema ketakutan-ketakutan yang ditutupi dengan teriakan, dan diarahkan pada siapa saja yang dianggap mengganggu sandaran politik yang kini ia perlukan, pungkas Guntur Romli.

Kasus yang menjerat Ahmad Ali terkait dugaan gratifikasi dan TPPU bersama mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari masih berjalan hingga kini, membuat posisinya semakin rentan secara hukum dan politik.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved