Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Denny Indrayana Sindir Habis: Jokowi Takut Tunjukkan Ijazah Asli, Misteri Palsu Makin Tercium?

Repelita Jakarta - Mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana secara resmi bergabung dalam tim pembela hukum Roy Suryo serta kawan-kawan yang terseret kasus dugaan penyebaran informasi bohong terkait ijazah Presiden Joko Widodo.

Keputusan tersebut diambil bukan sekadar untuk menghadapi proses pidana biasa, melainkan sebagai bentuk perlawanan terhadap upaya kriminalisasi dan intimidasi yang memanfaatkan aparat hukum demi membungkam suara kritis terhadap penguasa.

Denny yang dikenal sebagai ahli hukum tata negara menegaskan bahwa menilai perkara ini hanya dari sisi prosedur pidana akan terlalu sempit dan berpotensi menutupi akar masalah yang lebih dalam.

"Kalau hanya prosedural, kita seolah-olah berpandangan kondisi hukum pidana normal dan baik-baik saja. Faktanya tidak demikian!" tulis Denny Indrayana dalam keterangannya di akun X pribadinya yang dikutip pada Rabu 19 November 2025.

Menurutnya, sistem peradilan di Indonesia saat ini masih dipenuhi praktik mafia peradilan, transaksi jual beli putusan, serta campur tangan kekuasaan yang berlebihan.

Oleh karena itu, kasus tuduhan ijazah palsu ini harus dilihat sebagai pertarungan mendasar melawan penyalahgunaan wewenang serta ambisi politik Jokowi yang telah merusak sendi-sendi konstitusi dan demokrasi nasional.

"Kasus Roy Suryo dkk hanyalah drama ke sekian, dimana kekuasaan disalahgunakan oleh Jokowi demi kepentingan pribadi dan keluarganya. Karena itu harus dilawan!" tegas Denny.

Ia menyoroti pendekatan pidana yang terus digencarkan dalam isu ijazah ini justru semakin memperkuat dugaan adanya skenario kriminalisasi terencana terhadap pihak-pihak yang mempersoalkan keabsahan dokumen presiden.

Denny pun kembali menyinggung sikap Jokowi yang dinilainya jauh dari jiwa negarawan sejati.

Baru-baru ini dalam sidang Komisi Informasi Publik, Universitas Gadjah Mada gagal menunjukkan salinan dokumen akademik Jokowi, sementara KPU Kota Solo mengaku telah memusnahkan arsip pendaftaran tanpa dapat memperlihatkan berita acara pemusnahan.

"Keaslian Ijazah Jokowi makin misterius. Akar masalah ini jelas: keengganan, atau ketakutan Jokowi menunjukkan ijazah aslinya. Ada apa? Hanya Jokowi yang bisa menjawabnya," ujar Denny dengan nada heran.

Yang jelas, lanjutnya, Hakim Konstitusi Arsul Sani telah menunjukkan sikap kenegarawanan yang patut diacungi jempol dalam menangani isu serupa.

"Sebaliknya Jokowi semakin memperlihatkan watak asli yang selalu cawe-cawe hingga menghancurkan konstitusi dan demokrasi. Menyedihkan kita pernah memiliki Presiden yang BUKAN Negarawan," tandas Denny Indrayana.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved