Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Bandara Morowali Tanpa Pengawasan: Bambang Mulyono Bongkar Negara Dirusak 10 Tahun, Asing Bebas Kelola Sendiri?

 IMIP Private Airport Ramai Dibahas, Siapa Sebenarnya Mengawasi Aktivitas Pesawat? - Pojok Satu - Halaman 2

Repelita Jakarta - Penulis Bambang Mulyono menyoroti kejanggalan operasional Bandara PT Indonesia Morowali Industrial Park yang berlangsung tanpa pengawasan otoritas negara, sebuah temuan yang menurutnya mencerminkan kerusakan sistemik dalam tata kelola nasional selama satu dekade terakhir.

Ia mengkritik ketidakhadiran Bea Cukai, Imigrasi, dan AirNav Indonesia di fasilitas penerbangan tersebut, yang telah melayani ribuan penumpang serta muatan logistik tanpa pemeriksaan resmi.

Kondisi ini, menurut Mulyono, bukan sekadar kelalaian sementara, melainkan indikasi bahwa negara telah dibiarkan melemah secara bertahap sejak sepuluh tahun belakangan ini.

Temuan tersebut terungkap melalui cuitan di akun X pribadinya pada Selasa 25 November 2025.

Bandara PT IMIP : Bandara tanpa adanya pengawasan dari otoritas negara….

Negara ini udah dirusak 10 tahun terakhir ini….

Peneliti Indonesia Strategic and Defense Studies, Edna Caroline, turut mengonfirmasi bahwa kawasan industri seluas 4.000 hektare itu menyimpan bandara yang sepenuhnya tertutup dari akses aparat, memungkinkan alur orang dan barang bergerak bebas tanpa verifikasi nasional.

Ia menjelaskan bahwa operasional bandara ini telah berjalan sejak diresmikan pada 2019 di era mantan Presiden Joko Widodo, menandakan kelanjutan tanpa intervensi selama enam tahun penuh.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, usai meninjau latihan TNI di Morowali, mengonfirmasi absennya lembaga-lembaga kunci tersebut dan menegaskan bahwa tidak boleh ada entitas yang menciptakan wilayah otonom di dalam kedaulatan Indonesia.

Situasi ini memicu sorotan luas, termasuk dari Anggota Komisi I DPR Fraksi PKB, Oleh Soleh, yang menyebutnya sebagai kelalaian serius yang langsung mengancam integritas wilayah udara dan perbatasan.

Oleh Soleh menekankan bahwa tidak satu pun pejabat pemerintah, mulai dari otoritas penerbangan hingga Bea Cukai dan Imigrasi, yang diizinkan memantau area secara rutin.

Politisi Demokrat Andi Arief pada Rabu 26 November 2025 menyentil pimpinan lembaga seperti Panglima TNI, Kepala BIN, Kapolri, dan Menteri Perhubungan atas ketidaktahuan mereka terhadap keberadaan bandara yang disebut seperti negara asing di Morowali.

Panglima TNI, Para Kepala Staf TNI, Kepala BIN, Kapolri, Menteri perhubungan apa benar-benar sebelumnya tidak tahu ada Bandara "negara asing" di Morowali?

Pegiat media sosial Jhon Sitorus mengingatkan peringatan lama dari ekonom Faisal Basri bahwa kawasan Morowali sudah seperti provinsi baru bagi China, dengan bandara yang luput dari pengawasan bea cukai dan imigrasi.

Faisal Basri sudah mengingatkan jika Morowali sudah seperti Provinsi Baru negara Cina di Indonesia.

Pegiat Herwin Sudikta menyindir bahwa pembangunan dan peresmian bandara oleh Jokowi seharusnya tidak menimbulkan kejutan sekarang terkait isu kedaulatan dan pengawasan orang asing.

Yang bangun dan teken peresmiannya dulu kan dia.

Kasus ini menjadi cermin lemahnya kontrol negara atas kawasan industri strategis yang didorong investasi asing, membuka celah ancaman keamanan nasional seperti penyelundupan dan mobilitas ilegal.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved