Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Alice Guo, Eks Wali Kota Asal Filipina Dipenjara Seumur Hidup Gegara Judol, Sempat Ditangkap di Tangerang

Profil Alice Guo, eks wali kota asal Filipina yang dipenjara seumur hidup gegara judol, sempat ditangkap di Tangerang.

Repelita Manila - Mantan Wali Kota Bamban di provinsi Tarlac, Filipina, Alice Guo, menerima vonis penjara seumur hidup dari pengadilan regional Pasig City setelah dinyatakan bersalah dalam kasus perdagangan manusia yang terkait dengan operasi perjudian daring ilegal dan penipuan siber di kompleks yang terletak di dekat balai kota setempat.

Pengadilan tersebut juga menghukum tiga terdakwa lain dengan pidana seumur hidup dan denda masing-masing dua juta peso Filipina, sementara empat terdakwa tambahan dihukum atas tindakan pendukung perdagangan manusia, dengan perintah pembayaran ganti rugi kepada para korban yang mengajukan gugatan.

Alice Guo, yang sebenarnya bernama asli Guo Hua Ping dan berkebangsaan China, sempat menyamar sebagai warga Filipina untuk mencalonkan diri sebagai wali kota pada pemilu 2022, di mana ia berhasil mengalahkan lawan dengan margin suara yang tipis menggunakan anggaran kampanye minimalis hanya sekitar 134 ribu peso.

Ia ditangkap oleh pihak berwenang Indonesia di Kota Tangerang pada Rabu, 4 September 2024 pukul 01.30 WIB, setelah melarikan diri ke Malaysia dan Singapura, sebelum memasuki wilayah Indonesia pada 18 Agustus 2024 menggunakan paspor palsu Filipina, dan kemudian diekstradisi kembali ke Manila untuk menghadapi proses hukum.

Identitas palsu Alice Guo mulai terbongkar setelah razia polisi pada Maret 2024 di kompleks Philippine Offshore Gaming Operator atau POGO di Bamban, yang mengakibatkan penyelamatan lebih dari 700 orang asing termasuk 202 warga China dan 73 orang dari berbagai negara yang dipaksa bekerja sebagai pelaku penipuan virtual atau kekasih palsu dalam skema siber.

Kompleks kriminal tersebut ternyata dibangun di atas lahan seluas 20 hektar yang dimiliki oleh perusahaan di mana Alice Guo menjabat sebagai presiden, meskipun ia mengklaim telah menjual aset tersebut termasuk helikopter pribadi dan mobil mewah Ford Expedition serta McLaren 620R senilai sekitar 4,5 miliar rupiah sebelum masa jabatannya.

Dugaan keterlibatannya semakin kuat ketika senator-senator Filipina mempertanyakan jawaban ambigu dalam sidang Senat pada Mei 2024, di mana Alice gagal mengingat detail masa kecilnya seperti nama sekolah atau rumah yang pernah dihuni, meskipun mengaku lahir dari hubungan di luar nikah antara ayahnya Jian Zhong Guo yang berasal dari China dan ibu pembantu rumah tangga Filipina di peternakan babi Tarlac.

Akta kelahirannya baru didaftarkan pada usia 17 tahun karena kelahirannya di rumah, dan ia menghabiskan masa kecil di peternakan keluarga, namun penyelidikan mengungkap bahwa nama Guo jarang digunakan di komunitas etnis Tionghoa-Filipina, serta tudingan bahwa ia berperan sebagai agen mata-mata China yang menyusup ke pemerintahan lokal.

Sebelum terjun ke politik pada usia 36 tahun, Alice Guo telah membangun karier sebagai pengusaha sejak 2010 dengan mendirikan dan memegang saham mayoritas di setidaknya 11 perusahaan, yang kemudian terlibat dalam pengawasan operasi judi online yang mempekerjakan ratusan orang dari berbagai negara dan memindahkan pusat kegiatan ke Kamboja untuk menghindari pengawasan.

Gaya hidup mewahnya kontras dengan anggaran kampanye sederhana, di mana ia dikenal publik sebagai pemimpin cekatan yang sering tampil dengan pakaian berwarna cerah seperti pink dan berbicara lancar dalam bahasa Tagalog tanpa aksen asing, hingga akhirnya dipecat dari jabatan wali kota pada Agustus 2024 setelah lebih dari setahun penyelidikan.

Kasus ini menjadi sorotan nasional karena lokasi Bamban yang dekat dengan pangkalan udara milik Filipina di mana pasukan Amerika berbasis sejak 2014, dan memicu larangan total terhadap operasi POGO oleh Presiden Ferdinand Marcos akibat kemarahan publik atas keterlibatan Alice Guo dalam kejahatan transnasional seperti korupsi, perdagangan manusia, dan kejahatan siber.

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved