Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Ahmad Ali Sindir yang Remehkan PSI: Kecil-Kecil Bawa Golok, 2029 Kita Harus Menang atau Nol Kursi Lagi

Repelita Ternate - Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia Ahmad Ali menolak keras pandangan bahwa partainya hanya dianggap sebagai pemain kecil yang tidak berpengaruh dalam peta politik nasional.

Pernyataan itu disampaikan saat ia membuka rapat koordinasi wilayah Partai Solidaritas Indonesia Provinsi Maluku Utara di Hotel Bela Ternate pada Jumat 28 November 2025.

Menurutnya, banyak pihak kerap meremehkan suara PSI hanya karena partai ini masih tergolong baru dan memiliki jumlah kursi terbatas di parlemen.

Ahmad Ali menggambarkan PSI seperti anak kecil yang membawa golok tajam, kecil tapi memiliki pengetahuan dan kekuatan politik yang tidak boleh diremehkan lawan maupun kawan.

Ia mencontohkan ketika kritik keras PSI terhadap pihak-pihak yang menyerang patron politik utama partai yaitu Presiden ke-7 Joko Widodo, banyak yang menganggap enteng hanya karena PSI dianggap kecil.

Padahal, lanjut Ahmad Ali, partai ini memiliki informasi dan jaringan yang luas sehingga mampu memberikan dampak signifikan dalam dinamika politik nasional.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh kader menanamkan tekad kuat bahwa pada Pemilu 2029 PSI harus keluar sebagai salah satu pemenang utama tanpa kompromi.

Target tersebut diyakini realistis karena PSI memiliki modal politik berupa kedekatan erat dengan Joko Widodo yang menjadi figur sentral dalam sejarah partai.

Ahmad Ali secara terbuka menyatakan bahwa ketika banyak orang bertanya-tanya siapa Mr J yang dimaksud dalam berbagai kesempatan, jawabannya sudah jelas yaitu Pak Jokowi sendiri.

Ia juga menegaskan bahwa Joko Widodo memilih bergabung dengan PSI karena melihat partai ini sebagai wadah politik yang benar-benar terbuka bagi semua kalangan tanpa dominasi keluarga atau kelompok tertentu.

Konsep Partai Super Tbk yang diusung PSI menjamin tidak ada pemilik mutlak atau pemegang saham mayoritas, melainkan seluruh anggota dan pengurus di daerah memiliki hak dan kedudukan yang sama.

Rapat koordinasi wilayah Maluku Utara ini menjadi langkah awal konsolidasi nasional untuk memperkuat struktur kaderisasi sekaligus membuka ruang seluas-luasnya bagi talenta muda setempat agar aktif dalam politik praktis.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved