Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Minta Pemenang Pilkada Tak Bangga, Henri Subiakto: Kejadian di Lapangan Banyak Kecurangan dan Pelanggaran

 Pakar Ajak Publik Kritisi Berbagai Persoalan Korupsi di Indonesia -  Rilpolitik

Henri Subiakto: Kecurangan dalam Pilkada Jadi Tradisi, Pemimpin yang Terpilih Tak Pantas

Pakar Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Henri Subiakto menilai bahwa para pemenang Pilkada 2024 sebaiknya tidak terlalu berbangga hati, mengingat banyaknya kecurangan yang terjadi selama proses pemilu.

Henri menyoroti adanya kecurangan yang terungkap dalam rapat Komisi II DPR RI, seperti yang terjadi saat para kepala desa di Jawa Tengah mendeklarasikan Ahmad Lutfi. “Di forum terhormat DPR RI Komisi 2 saja ada bukti kecurangan yang sampai diputar untuk disaksikan, apalagi di daerah-daerah yang pengawasannya lemah,” ujarnya.

Henri menyatakan bahwa politik di Indonesia telah menormalisasi kecurangan. Pelanggaran dan kecurangan dalam politik seolah sudah menjadi kebiasaan dan bahkan keharusan bagi mereka yang menginginkan kemenangan dengan dukungan kekuatan pusat pemerintahan.

“Kecurangan yang melibatkan aparat seakan dibiarkan begitu saja, menjadi tradisi yang ujung-ujungnya hanya menjadi catatan. Mereka yang protes malah dianggap sebagai pihak yang tidak bisa menerima kekalahan,” jelasnya.

Menurut Henri, pelanggaran ini cenderung mudah dilupakan dan pelaku kecurangan tetap dilantik sebagai pejabat negara yang menang dalam pemilihan.

“Lama-lama, pelaku kecurangan tetap dimenangkan dan dilantik sebagai pemimpin negara. Ini berpengaruh pada kualitas pemimpin yang terpilih,” tambahnya.

Henri juga menyatakan bahwa pemimpin yang terpilih dalam keadaan seperti ini akan terlihat seperti negarawan, padahal sebenarnya mereka adalah orang-orang yang tidak memiliki rasa malu dan tidak merasa bersalah atas kecurangan dan pelanggaran yang dilakukan.

Henri mengajak masyarakat untuk melihat dan menilai kecurangan serta pembiaran yang terjadi di daerah masing-masing. “Apakah Anda juga melihat hal yang sama? Adanya pembiaran terhadap kecurangan dan pelanggaran di daerah Anda?” ungkapnya. (*)

Editor: Elok R-ID

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved