Berita, Nasional

Gugus Tokoh Postidar Kecam Amien Rais: Tudingan ke Teddy Itu Fitnah

Repelita.net

02 May 2026 17:28 WIB • 983 view

Gugus Tokoh Postidar Kecam Amien Rais: Tudingan ke Teddy Itu Fitnah
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Sejumlah tokoh yang tergabung dalam Poros Profesional Terpadu untuk Indonesia Raya (Postidar) mengecam keras pernyataan mantan Ketua MPR RI Amien Rais terkait serangan pribadi yang dilontarkan kepada Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Presidium Postidar menilai pernyataan yang disampaikan melalui kanal YouTube Amien Rais pada Kamis, 30 April 2026, berpotensi menciptakan keresahan yang meluas di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

Hal ini disampaikan oleh Ahmad Kailani, salah satu anggota Presidium Postidar, kepada awak media di Jakarta pada Sabtu, 2 Mei 2026.

“Tudingan yang disampaikan Pak Amien Rais tidak hanya tidak mendidik, tetapi juga berpotensi masuk dalam kategori fitnah karena memberi label tanpa dasar yang jelas,” kata Kailani dengan nada geram.

Postidar menyoroti bahwa tidak semua masyarakat memiliki kemampuan untuk melakukan verifikasi informasi secara memadai sehingga narasi yang tidak akurat berisiko menyesatkan opini publik secara luas.

Dia menilai pernyataan kontroversial tersebut sarat dengan prasangka dan sama sekali tidak mencerminkan sikap yang beradab dari seorang tokoh senior.

Kailani juga mengkhawatirkan kondisi Amien Rais yang dinilai semakin rentan untuk dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu demi kepentingan politik jangka pendek.

“Sulit bagi saya memahami cara berpikir dan bertindak Pak Amien Rais. Melabelkan seseorang dengan tuduhan keji tanpa dasar yang valid adalah tindakan yang tidak pantas,” ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan oleh Sulaiman Haikal, Ketua Pijar 98 sekaligus Presidium Postidar, yang menyayangkan sikap Amien Rais dalam menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Haikal juga meminta adanya klarifikasi resmi dari Amien Rais atas pernyataan yang dinilainya sangat berbahaya tersebut.

“Pernyataan seperti itu tidak pantas disampaikan oleh tokoh sebesar beliau. Jika ini bagian dari politik pecah belah, dampaknya sangat berbahaya bagi masyarakat,” tegas Haikal.

Sementara itu Thurman Simanjuntak menilai bahwa meskipun pernyataan tersebut merupakan bagian dari dinamika politik, etika tetap harus dijunjung tinggi oleh siapapun termasuk tokoh sekaliber Amien Rais.

Dirinya menegaskan bahwa menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya apalagi hoaks merupakan hal yang tabu bagi seorang tokoh publik.

“Perbedaan sikap politik tidak boleh menghalalkan segala cara, termasuk menyebarkan informasi yang tidak benar,” ujarnya seraya mengimbau agar praktik semacam itu segera dihentikan.

Di sisi lain, Agus Teddy Sumantri, Presidium Postidar yang berbasis di Jawa Barat, menilai tudingan yang mengaitkan kedekatan personal Prabowo dan Teddy dengan isu moral sebagai spekulasi tanpa dasar kuat.

“Kita perlu mengingatkan Pak Amien Rais tentang pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan pernyataan. Hal ini agar tidak memicu kegaduhan publik,” ujar Agus Teddy.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan secara profesional dan berorientasi penuh pada kepentingan nasional.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada jajaran kabinet termasuk Seskab Teddy Indra Wijaya didasarkan pada kapasitas dan kebutuhan kerja semata.

“Fokus pemerintah saat ini adalah bekerja untuk rakyat. Narasi yang tidak berdasar justru dapat mengganggu stabilitas dan konsentrasi dalam menjalankan program-program prioritas,” tutup Agus Teddy Sumantri.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung