Berita, Nasional

Usman Hamid Sebut Indonesia Sedang Menuju Fasisme dan Oligarkisasi Media

Repelita.net

30 October 2026 13:18 WIB • 137 view

Usman Hamid Sebut Indonesia Sedang Menuju Fasisme dan Oligarkisasi Media
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia Usman Hamid mengungkapkan pandangan kritisnya mengenai perkembangan situasi politik di tanah air yang dinilai mengarah pada sistem fasisme.

ADVERTISEMENT

Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung oleh Usman Hamid dalam sebuah program diskusi mendalam yang ditayangkan melalui kanal YouTube forumkeadilanTV.

Dalam dialog yang diunggah pada hari Kamis, 29 Oktober 2026 tersebut, dia menyoroti fenomena pembatasan suara kritis di ruang publik dan kooptasi media massa.

Menurut dia, saat ini sedang berlangsung proses oligarkisasi media di mana segelintir figur terkaya mengendalikan serta membeli saluran informasi utama publik.

Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah media besar tidak lagi memiliki keberanian untuk mempublikasikan aksi-aksi demonstrasi yang dilakukan oleh masyarakat luas.

Dia menerangkan bahwa teknik pemotongan alokasi iklan dari pihak pemangku kebijakan kini digunakan sebagai sarana koersi yang efektif untuk membungkam daya kritis pers.

Lebih lanjut, Usman Hamid memaparkan pandangannya mengenai hilangnya keseimbangan fungsi kontrol di jajaran legislatif karena sebagian besar pimpinan partai merapat ke eksekutif.

"Fasisme sedang kembali banyak orang kaget utsman berani menggunakan istilah fasisme itu saya pertanggungjawabkan ada oligarkisasi di media di mana segelintir orang terkaya itu bukan hanya mengendalikan memiliki partai politik tapi juga mengendalikan media dan membeli media," urai Usman Hamid secara tegas.

Aktivis hak asasi manusia itu menilai bahwa kooptasi juga telah menyasar tokoh-tokoh penting organisasi keagamaan besar nasional melalui pemberian kursi kementerian serta konsesi ekonomi.

Hal tersebut berdampak langsung terhadap hilangnya kekuatan pendobrak psikologis dan sikap kritis dari lembaga kemasyarakatan yang sebelumnya vokal membela rakyat.

Oleh karena itu, Usman Hamid menekankan pentingnya persatuan lintas sektoral antara kalangan mahasiswa, pemikir intelektual, masyarakat adat, serta kelompok pejuang perempuan (*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung