Berita, Sport

Diminta FIFA Salaman dengan Delegasi Israel, Ketua PSSI-nya Palestina Kecam Infantino: Dia Tak Tahu Penderitaan Kami!

Repelita.net

02 May 2026 20:48 WIB • 922 view

Diminta FIFA Salaman dengan Delegasi Israel, Ketua PSSI-nya Palestina Kecam Infantino: Dia Tak Tahu Penderitaan Kami!
Foto: Istimewa

Repelita Vancouver - Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA), Jibril Rajoub, dengan tegas menolak ajakan Presiden FIFA Gianni Infantino untuk berjabat tangan dengan perwakilan Israel dalam Kongres FIFA ke-76 yang digelar di Vancouver, Kanada, pada Kamis (30/4/2026).

Insiden memalukan itu terjadi setelah Infantino mengundang Rajoub dan Wakil Presiden Asosiasi Sepak Bola Israel, Basim Sheikh Suliman, untuk naik ke panggung dan bersalaman sebagai simbol perdamaian di hadapan 211 delegasi negara anggota .

ADVERTISEMENT

Alih-alih mematuhi ajakan tersebut, Rajoub justru menyampaikan keberatannya secara lantang dan memilih meninggalkan panggung meskipun Infantino berulang kali membujuknya dengan meletakkan tangan di bahunya .

Wakil Presiden PFA, Susan Shalabi, yang turut hadir di lokasi, mengungkapkan bahwa Rajoub berkata: "Saya tidak bisa berjabat tangan dengan seseorang yang dibawa Israel untuk mencuci putih fasisme dan genosida mereka. Kami sedang menderita" .

Setelah insiden tersebut, Rajoub menjelaskan alasan penolakannya secara gamblang kepada awak media, termasuk yang dilaporkan oleh Reuters .

"Saya pikir Gianni punya hak untuk mencoba menjembatani kesenjangan. Dia punya hak untuk mencoba menyatukan orang," ujar Rajoub .

"Tetapi mungkin dia tidak mengerti atau tidak tahu penderitaan mendalam rakyat Palestina dan olahraga Palestina," tegasnya seraya mengecam Infantino .

Rajoub menegaskan bahwa dirinya tidak bisa berjabat tangan atau berfoto dengan seseorang yang mewakili Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang ia sebut sebagai penjahat .

Pernyataan tegas itu disampaikan hanya beberapa saat setelah Rajoub menyelesaikan pidatonya di hadapan kongres yang berisi permohonan agar FIFA menjatuhkan sanksi terhadap Israel .

Dalam pidatonya, Rajoub kembali mengangkat isu klub-klub Israel yang berbasis di permukiman ilegal di Tepi Barat yang menurutnya melanggar statuta FIFA .

Ia juga mengonfirmasi bahwa PFA telah mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pada 22 April 2026 setelah FIFA memutuskan untuk tidak menjatuhkan sanksi terhadap Israel .

Shalabi menilai upaya Infantino untuk memaksa jabat tangan setelah semua yang disampaikan dalam pidato Rajoub merupakan tindakan yang tidak masuk akal dan mengabaikan keseluruhan tujuan pidato tersebut .

"Ia menghabiskan sekitar 15 menit mencoba menjelaskan kepada semua orang bagaimana aturan itu penting, kemudian tiba-tiba diminta berjabat tangan. Ini absurd," ujar Shalabi .

FIFA sendiri sebelumnya telah menjatuhkan denda sebesar 150.000 franc Swiss (sekitar 190.000 dolar AS) kepada Asosiasi Sepak Bola Israel atas pelanggaran diskriminasi yang bersifat sistemik .

Namun, komite disiplin FIFA menolak untuk melarang klub-klub Israel yang berbasis di permukiman Tepi Barat berkompetisi karena alasan status hukum wilayah tersebut yang masih belum terselesaikan .

Insiden ini turut mewarnai kongres yang juga diwarnai oleh ketidakhadiran delegasi Iran karena masalah visa imigrasi Kanada terkait dugaan hubungan dengan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) .

Sementara itu, saat meninggalkan lokasi kongres, Rajoub dan Shalabi justru menjadi sasaran protes dari demonstran yang menuntut FIFA melarang Iran berlaga di Piala Dunia 2026 .

Seorang pengunjuk rasa bertanya kepada Rajoub apakah hal itu membuktikan bahwa ia mendukung IRGC, namun Rajoub dengan tegas menjawab bahwa mereka hanya ingin dukungan dari komunitas internasional .

Hingga saat ini, Presiden FIFA Gianni Infantino belum memberikan respons resmi atas kecaman pedas yang dilontarkan oleh Rajoub pasca-insiden kontroversial tersebut .(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung