Repelita Klaten - Rekaman ceramah Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun dari tahun dua ribu dua belas kembali viral di berbagai platform media sosial karena isinya dianggap benar-benar terwujud dalam konflik terkini.
Potongan video yang beredar luas di Instagram dan TikTok menampilkan pengajian Cak Nun di Masjid Raya Klaten pada tahun tersebut.
Dalam ceramah itu Cak Nun dengan tegas memprediksi bahwa suatu saat Iran akan menjadi target serangan dari Israel dan Amerika Serikat sementara Arab Saudi akan memihak Israel.
Ia menyampaikan suatu hari Iran akan diserang oleh Israel dan Amerika dan nanti Arab Saudi bisa dipastikan akan membela Israel pertanyaannya untuk Indonesia Indonesia membela mana.
Pernyataan tersebut kini menjadi sorotan utama setelah perang terbuka antara Iran dengan Israel serta keterlibatan Amerika Serikat benar-benar terjadi sejak pertengahan tahun dua ribu dua puluh lima hingga berlanjut di awal tahun dua ribu dua puluh enam.
Cak Nun juga menjelaskan bahwa konflik di Timur Tengah bukan hanya urusan politik melainkan melibatkan perebutan pengaruh keagamaan dan spiritual yang sangat dalam.
Ia menambahkan mohon maaf kalau saya salah Israel itu juga melakukan provokasi yang luar biasa di Arab Saudi dengan meningkatkan faham-faham yang kemudian menguasai Masjid Nabawi dan Masjidil Haram tujuannya sederhana memutus hubungan batin antara umat Islam dengan Rasulullah SAW.
Suko Widodo sahabat dekat Cak Nun yang telah mendampingi sejak tahun dua ribu sembilan mengonfirmasi keaslian rekaman tersebut.
Menurut Suko prediksi itu dibangun atas dasar analisis geopolitik yang rasional ditambah informasi dari jaringan internasional yang dimiliki Cak Nun.
Ia menegaskan iya prediksi berdasarkan pengetahuan geopolitik geopolitik dan ya apa ya informasi intelijen dari jaringan Cak Nun kan juga internasional itu bukan irasional sangat rasional perhitungan-perhitungan Cak Nun itu.
Suko menambahkan bahwa pemikiran Cak Nun sering kali terlihat melampaui zamannya karena mampu menghubungkan peristiwa politik dunia dengan realitas sosial serta spiritual umat Islam.
Konflik yang diramalkan mulai meletus pada tanggal tiga belas Juni dua ribu dua puluh lima ketika Israel menggelar serangan udara ke fasilitas militer dan nuklir Iran sebagai tindakan pencegahan.
Iran langsung membalas dengan serangan rudal balistik dan drone ke wilayah Israel yang menimbulkan korban jiwa di sejumlah kota besar.
Pada tanggal dua puluh dua Juni dua ribu dua puluh lima Amerika Serikat secara resmi terlibat dengan menyerang tiga situs nuklir Iran untuk mendukung Israel.
Perundingan antara Iran dan Amerika Serikat terkait program nuklir gagal mencapai kesepakatan hingga kini.
Puncak eskalasi terjadi pada tanggal dua puluh delapan Februari dua ribu dua puluh enam ketika Israel melakukan serangan udara besar-besaran ke Teheran Isfahan serta Tabriz yang menyasar fasilitas militer dan pemerintahan.
Iran membalas dengan peluncuran rudal dan drone ke Israel serta pangkalan militer Amerika di kawasan Timur Tengah.
Situasi semakin genting setelah pengumuman kematian Ayatollah Ali Khamenei pada tanggal satu Maret dua ribu dua puluh enam yang dikonfirmasi media pemerintah Iran IRINN akibat serangan udara.
Ramalan Cak Nun yang disampaikan empat belas tahun lalu kini menjadi viral karena dianggap sebagai bukti prediksi yang tepat sasaran.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

