Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

JK: Niat Prabowo Jadi Mediator Iran-AS-Israel Baik, Tapi Mustahil karena Indonesia Tak Setara dengan Amerika

 

Repelita Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyatakan niatnya untuk berperan sebagai mediator dalam konflik memanas antara Amerika Serikat-Israel dan Iran pasca serangan yang menewaskan sejumlah petinggi Iran.

Langkah tersebut langsung menuai respons kritis dari berbagai pihak yang menilai situasi konflik ini jauh lebih rumit dan menantang daripada sekadar inisiatif diplomasi biasa.

Muhammad Jusuf Kalla yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 menyatakan bahwa niat Prabowo memang baik namun konflik Timur Tengah memiliki kompleksitas yang sangat besar.

Ini niat rencana itu baik saja tapi ini situasi yang jauh lebih besar masalahnya ujar JK saat ditemui di Jakarta pada Senin 2 Maret 2026.

Ia mencontohkan konflik Israel dan Palestina yang hingga kini belum menemukan jalan damai karena sangat dipengaruhi oleh Amerika Serikat.

Israel dengan Palestina saja tidak bisa sulit didamaikan karena dunia ini sangat ditentukan oleh Amerika jelasnya.

JK juga mengingatkan bahwa Indonesia telah terikat dalam perjanjian internasional yang tidak seimbang sehingga memengaruhi posisi tawar negara di kancah global.

Sayangnya Indonesia telah mengadakan perjanjian yang tidak seimbang yang sangat berhubungan dengan Indonesia itu saja bebernya.

Ia menekankan bahwa kesetaraan posisi menjadi syarat utama dalam diplomasi internasional dan tanpa itu upaya mediasi akan menghadapi hambatan berat.

Kita tidak setara Amerika bagaimana mendamaikan orang yang tidak setara pungkas mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Sebelumnya pengamat Rizal Fadillah juga mengkritik posisi Indonesia yang tergabung dalam Board of Peace bentukan Amerika Serikat.

Ketika Indonesia tidak lagi memimpin negara Non Blok tetapi menjadi bagian dari kepentingan Amerika Israel di BoP maka hanya mimpi untuk menjadi mediator perdamaian konflik sang majikan dengan Iran katanya pada Minggu 1 Maret 2026.

Rizal menyindir bahwa di hadapan Amerika Serikat dan Israel Prabowo baru saja diangkat sebagai kacung sementara di mata Iran yang berani melawan justru dipandang sebelah mata.

Di depan AS-Israel Prabowo baru saja diangkat sebagai kacung sementara di depan Iran yang memiliki keberanian melawan dipandang siapa elu ujarnya.

Ia menegaskan bahwa wewenang mediasi konflik internasional berada di tangan Perserikatan Bangsa-Bangsa bukan inisiatif sepihak dari satu negara.

Semua tahu porsi mediasi konflik itu berada di kelas PBB terangnya.

Rizal juga menilai langkah Prabowo terlalu dini dan tidak realistis karena baru sehari konflik meletus sudah langsung menawarkan diri sebagai penengah.

Baru sehari perang yang mengguncang dunia Prabowo sudah narsis tawarkan diri untuk menjadi mediator sindirnya.

Ia menggambarkan eskalasi cepat di Timur Tengah mulai dari serangan rudal ke Teheran hingga balasan Iran terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Satu hari perang mulai dan akan bereskalasi lalu siapa yang percaya bahwa Prabowo bisa mengatasi mimpi kali cetusnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved