Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Hizbullah Hantam Israel Utara dengan 20 Serangan Roket dan Drone, Balas Agresi ke Lebanon Selatan

 Gabungan visual konflik Iran

Repelita Beirut - Kelompok Hizbullah Lebanon melancarkan total dua puluh serangan menggunakan roket serta drone ke berbagai target militer Israel dan konsentrasi pasukan di wilayah utara negara itu.

Serangan tersebut diklaim sebagai balasan langsung atas operasi militer Israel yang menyasar puluhan kota dan desa di Lebanon termasuk area pinggiran selatan Beirut.

Salah satu sasaran utama adalah kota Nahariya di Israel utara di mana Hizbullah menembakkan tiga gelombang roket disertai swarm drone setelah sebelumnya memberi peringatan evakuasi kepada penduduk setempat.

Pada hari Sabtu sebelumnya kelompok tersebut juga memperingatkan warga Nahariya dan Kiryat Shmona agar segera meninggalkan wilayah mereka menuju selatan melalui pesan di Telegram lengkap dengan peta lokasi kedua kota.

Hizbullah menyatakan telah menghantam sistem radar Iron Dome di Kiryat Eliezer yang merupakan salah satu basis pertahanan udara utama di sekitar kota Haifa Israel utara.

Serangan lain meliputi tembakan roket dan drone ke Haifa Kiryat Shmona pangkalan Stella Maris serta kompleks industri militer Rafael di dekat kota Acre.

Kelompok itu juga melaporkan operasi terhadap sejumlah posisi militer Israel di dekat perbatasan Lebanon termasuk konsentrasi pasukan di sekitar Khiam dan Bukit Hamamis di Lebanon selatan.

Serangan tambahan menyasar posisi militer di sekitar perlintasan Gerbang Fatima di perbatasan Lebanon-Israel serta pangkalan Ein Zeitim di barat laut Safed.

Hizbullah mengklaim telah menembakkan rudal presisi ke pangkalan Tel Hashomer yang berjarak sekitar seratus dua puluh kilometer dari perbatasan Lebanon.

Militer Israel mengonfirmasi bahwa operasi pasukan khusus malam hari di Lebanon timur untuk mencari sisa jasad navigator hilang Ron Arad berakhir tanpa hasil.

Perkembangan ini berlangsung di tengah kampanye militer Israel yang semakin meluas di Lebanon sejak Senin lalu setelah tembakan roket terbatas oleh Hizbullah di tengah eskalasi ketegangan regional.

Konflik dipicu oleh agresi militer Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran yang memengaruhi situasi di seluruh kawasan.

Sejak Oktober 2023 Israel telah menewaskan lebih dari empat ribu orang dan melukai sekitar tujuh belas ribu lainnya di Lebanon dengan intensitas meningkat menjadi perang skala penuh pada September 2024.

Meskipun perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah telah berlaku sejak November 2024 pelanggaran berulang oleh militer Israel menyebabkan ratusan korban tewas dan terluka tambahan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved