Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Efek Perang Iran Nyata! Harga Minyak Dunia Ngacir di Atas US$80 per Barel

 

Repelita Jakarta - Eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran Amerika Serikat serta Israel terus memicu ketidakstabilan di pasar energi global.

Gangguan rantai pasok minyak akibat perang yang semakin meluas menyebabkan lonjakan harga minyak dunia melebihi delapan puluh dolar AS per barel.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate melonjak delapan koma lima satu persen atau setara enam dolar tiga puluh lima sen menjadi delapan puluh satu dolar satu sen per barel.

Kenaikan harian tersebut menjadi yang terbesar sejak Mei dua ribu dua puluh menurut data pasar internasional.

Minyak Brent juga menguat empat koma sembilan tiga persen atau empat dolar satu sen dan ditutup pada delapan puluh lima dolar empat puluh satu sen per barel.

Sepanjang pekan pertama Maret dua ribu dua puluh enam harga minyak Amerika Serikat telah meningkat sekitar dua puluh satu persen secara keseluruhan.

Harga bensin eceran di Amerika Serikat naik hampir dua puluh tujuh sen sejak minggu lalu sehingga rata-rata mencapai tiga dolar dua puluh lima sen per galon.

Lonjakan harga bensin serupa terakhir kali terjadi pada Maret dua ribu dua puluh dua pasca invasi Rusia ke Ukraina.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan mengambil langkah tambahan untuk meredam tekanan di sektor energi domestik.

Pemerintah AS menawarkan asuransi risiko politik serta pengawalan angkatan laut bagi kapal tanker yang melintas di kawasan berisiko.

Iran mengklaim telah menyerang sebuah kapal tanker minyak menggunakan rudal di perairan strategis.

Garda Revolusi Iran memerintahkan penutupan Selat Hormuz pada awal pekan ini dan mengancam menyerang setiap kapal tanker yang mencoba melintas.

Laporan Angkatan Laut Inggris menyebut adanya ledakan besar pada sebuah kapal tanker yang berlabuh di perairan Irak.

Kapten kapal melaporkan melihat kapal kecil melarikan diri dari lokasi ledakan sementara awak kapal selamat tanpa kebakaran yang terjadi.

Lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz terhenti sepenuhnya sejak dimulainya serangan AS-Israel terhadap Iran.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan pemilik kapal karena situasi keamanan yang semakin tidak menentu.

Selat Hormuz menjadi jalur vital yang mengangkut sekitar dua puluh persen konsumsi minyak dunia setiap harinya.

Banyak kapal tanker dari berbagai negara terjebak di perairan utara Iran sehingga cadangan energi di sejumlah negara mulai menipis dengan cepat.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved