Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Dian Sandi: Rismon Sejak Awal Akui Ijazah Jokowi Asli, Hanya Terjebak Permainan Roy Suryo

 Rismon Sudah Lama Akui Ijazah Jokowi Asli, tetapi Terjebak Permainan Roy Suryo

Repelita Jakarta - Kader Partai Solidaritas Indonesia Dian Sandi angkat bicara terkait permintaan maaf dan pengajuan restorative justice yang diajukan oleh salah satu tersangka kasus ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Rismon Sianipar, kepada pihak kepolisian.

Terkait pengajuan restorative justice yang dilakukan Rismon Sianipar, Dian Sandi mengatakan bahwa semua itu tergantung sepenuhnya pada keputusan pribadi Joko Widodo sebagai pihak yang dilaporkan.

"Saya sebenarnya sayangkan ada kasus seperti ini, kita ini sebagai sesama anak bangsa ikut prihatin, apalagi jika nanti sampai ada yang akan ditahan," kata Dian Sandi dalam pernyataannya pada Kamis 12 Maret 2026.

Dia juga mengomentari pernyataan terbaru Rismon yang menyebutkan bahwa ijazah Jokowi yang selama ini diunggah dan diperdebatkan ternyata asli berdasarkan penelitian ulang yang dilakukan.

"Dari awal sekali Pak Rismon itu sudah mengakui di depan saya bahwa ijazah itu asli. Dia hanya terjebak permainan Roy Suryo dkk," lanjutnya mengungkapkan informasi yang selama ini ia ketahui.

Dian Sandi juga meyakini bahwa Rismon Sianipar pasti akan mendapatkan maaf dari Joko Widodo terkait perkara yang telah menyedot perhatian publik luas tersebut.

"Pasti dimaafkan. Jika proses hukum jalan terus dan kalaupun tidak untuk restorative justice, setidaknya untuk meringankan," jelasnya memberikan prediksi optimistis.

Sebelumnya Rismon Hasiholan Sianipar menyampaikan klarifikasi mengejutkan terkait hasil penelitiannya selama ini yang menjadi dasar tudingan ijazah palsu terhadap Jokowi.

Dalam sebuah video pernyataan terbaru yang beredar luas, Rismon secara terbuka mengakui adanya kekeliruan signifikan dalam analisis yang ia tuangkan dalam buku Jokowi's White Paper.

Dia menyebutkan bahwa ada data yang tidak lengkap saat pengujian awal dilakukan sehingga menyebabkan kesimpulan yang keliru tentang keaslian dokumen.

"Sebagai peneliti yang bertanggung jawab terhadap kebenaran ilmiah, saya secara terbuka menyatakan ada koreksi-koreksi akibat data yang tidak lengkap," ujar Rismon dalam pernyataan video tersebut.

Rismon menjelaskan bahwa kesalahan analisis sebelumnya disebabkan oleh faktor-faktor teknis seperti rotasi, translasi, hingga resolusi data yang diuji pada saat penelitian awal.

Hal ini membuatnya menarik kembali pernyataan-pernyataan sebelumnya yang dinilai menyudutkan Presiden ke-7 RI tersebut selama ini di ruang publik.

Secara mengejutkan Rismon juga menyampaikan permohonan maaf langsung secara gentleman kepada Joko Widodo beserta seluruh keluarganya.

Dia merasa bahwa temuan lamanya telah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat dan melukai perasaan keluarga mantan kepala negara.

"Temuan saya sebelumnya telah melukai keluarga Pak Jokowi dan Pak Jokowi sendiri. Saya sebagai peneliti menyatakan minta maaf secara gentleman," tuturnya dalam video klarifikasi yang disaksikan publik.

Langkah Rismon ini mendapat berbagai tanggapan dari kalangan tokoh politik dan masyarakat, termasuk dari kader PSI Dian Sandi yang optimistis proses restorative justice akan berjalan mulus.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved