Repelita Jakarta - Keberadaan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menjadi bahan spekulasi global setelah media Iran gencar memberitakan teori konspirasi terkait kemungkinan tewasnya pemimpin Zionis tersebut dalam serangan balasan Tehran.
Selama empat hari terakhir kantor berita Iran Tasnim yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam gencar menyebarluaskan kabar bahwa Netanyahu kemungkinan besar tewas atau setidaknya mengalami luka parah dalam serangan yang dilancarkan Iran.
Spekulasi tersebut muncul ke permukaan lantaran Netanyahu tidak lagi muncul di media mainstream manapun sejak beberapa hari terakhir setelah sebelumnya rutin tampil setiap hari.
Netanyahu dikabarkan menghilang dari ruang publik selama hampir tiga hingga empat hari terakhir tanpa jejak yang jelas.
Tidak ada foto terbaru yang dipublikasikan oleh pemerintah Israel maupun media-media arus utama selama hampir empat hari berturut-turut.
Sebelum jeda yang tidak biasa ini, setidaknya satu video bahkan terkadang sampai tiga video dirilis setiap hari oleh kantor Perdana Menteri Israel untuk menunjukkan aktivitasnya.
Spekulasi semakin menguat di kalangan warganet ketika muncul laporan bahwa Israel memperketat keamanan di lingkungan rumah Netanyahu secara drastis.
Peningkatan penjagaan ini kemungkinan dilakukan untuk mengantisipasi serangan pesawat tak berawak dari Iran yang terus mengintai para petinggi Zionis.
Namun pejabat Israel sendiri angkat bicara membantah kabar tersebut dengan menyebut bahwa berita soal kematian Netanyahu sama sekali tidak benar dan hanya propaganda musuh.
Lantas jika ia masih hidup, di manakah sebenarnya Netanyahu kini berada di tengah hiruk pikuk perang yang sedang berkecamuk?
Seiring Iran melancarkan serangan rudal dan drone balasan ke wilayah Israel, klaim tentang Netanyahu tewas menjadi viral di berbagai platform media sosial.
Baru-baru ini serangkaian unggahan viral lainnya mengklaim bahwa saudara Netanyahu, Iddo Netanyahu, turut tewas dalam serangan udara Iran di Tel Aviv.
Beberapa unggahan juga mengklaim bahwa Menteri Keamanan Nasional Israel yang kontroversial Ben Gvir terluka dalam serangan udara yang sama.
Namun kabar tersebut langsung terbantahkan setelah Netanyahu terlihat di sejumlah lokasi di Israel menjalankan aktivitas kenegaraan.
Mengutip laporan The Economic Times, Netanyahu juga terlihat di Pelabuhan Ashdod pada 9 Maret 2026 bersama Menteri Transportasi Israel Miri Regev untuk meninjau kesiapan logistik.
Sementara untuk kabar tewasnya Iddo Netanyahu dan cedernya Ben Gvir, tidak ada laporan resmi yang mengonfirmasi bahwa keduanya terkena serangan rudal Iran.
Kabar lain yang menyebut Netanyahu melarikan diri dari Israel juga langsung mendapat bantahan tegas dari pejabat tinggi Jerman.
Seorang pejabat pemerintah Jerman yang berbicara kepada Reuters mengatakan bahwa pesawat kepresidenan Wing of Zion mendarat di Berlin demi alasan keselamatan teknis semata.
Pejabat itu menambahkan bahwa hanya awak pesawat yang berada di dalamnya dan penerbangan itu telah didaftarkan sebelumnya oleh pemerintah Israel sebagai prosedur standar.
Saat pesawat berada di Berlin untuk diparkir sementara, Netanyahu sendiri tercatat memiliki berbagai agenda kenegaraan padat di Israel.
Diketahui dari rilis resmi, Netanyahu bertemu dengan komandan senior Pasukan Pertahanan Israel dan kepala badan intelijen Mossad di Tel Aviv pada 1 Maret 2026.
Selain itu Netanyahu juga terlihat melakukan kunjungan langsung ke lokasi bekas serangan rudal Iran di Beit Shemesh pada 2 Maret 2026 untuk memantau situasi.
Pengunggah video viral di TikTok yang mengklaim Netanyahu kabur kemudian menambahkan koreksi yang mengklarifikasi bahwa Netanyahu tidak berada di dalam pesawat tersebut.
Namun video viral tersebut sudah lebih dulu beredar online, menghasilkan jutaan klik dan tayangan, serta diulang oleh banyak pengguna di TikTok dan X.
Beberapa pengguna bahkan melangkah lebih jauh dengan berspekulasi tentang di mana tepatnya di Berlin Netanyahu diduga menginap meski telah dibantah.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

